Tertib Lalu Lintas Disarankan Masuk Kurikulum Pendidikan

Kamis, 25 Agustus 2016 - 03:55 WIB
Tertib Lalu Lintas Disarankan...
Tertib Lalu Lintas Disarankan Masuk Kurikulum Pendidikan
A A A
JAKARTA - Stakeholder pendidikan berharap tertib lalu lintas dapat masuk dalam kurikulum pendidikan anak-anak. Ini dilakukan sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Untuk diketahui pada 2010 lalu, Polri menandatangani MoU dengan Kementerian Pendidikan agar anak-anak usia dini memahami tertib lalu. Namun, upaya memasukkan tertib lalu lintas ke kurikulum pendidikan ini hanya sebatas formalitas saja.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Syamsul Bahri mengatakan, hingga Agustus 2016 Polda Metro Jaya mencatat 400 orang telah meninggal dunia sejak awal tahun. Angka ini meningkat bila merujuk dari angka tahun lalu.

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas ini bermula dari pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengguna kendaraan pribadi dan umum. Salah satunya penggunaan ponsel saat mengemudikan kendaraan.

Tingginya mobilisasi kendaraan bermotor juga menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas. Syamsul menilai kondisi Jakarta sangat tak sebanding, dari ruas jalan yang ada, jumlah kendaraan saat ini sudah mencapai 19 juta kendaraan selama setahun.

"Semakin tinggi kendaraan, semakin tinggi angka pelanggaran," papar Syamsul dalam Seminar HUT Lalu Lintas ke-61 di Hotel The Hermitage, Jakarta Pusat pada Rabu 24, Agustus 2016.

Sekalipun saat ini, Polda Metro Jaya bersama dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah melakukan berbagai upaya mengurangi angka lalu lintas. Namun melihat dari peningkatan jumlah kendaraan, peran masyarakat dalam tertib berlalu lintas masih sangat dibutuhkan.

"Untuk pendidikan anak usia dini dalam mengenal tertib berlalu lintas harus dilakukan segera. Pengenalan tentang rambu lalu lintas di usia dini harus dilakukan di rumah dan sekolah," ujarnya. Menurut Syamsul, pola doktrinisasi semacam ini akan dapat diingat.

Guru Besar Pendidikan dan Duta UNESCO Prof Arief Rahman mengakui pendidikan di Indonesia sangatlah keliru. Pengembangan potensi diri tidak dilakukan secara spiritual, keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, dan kecerdasan. Sehingga pengembangan kurikulum tak berjalan maksimal.

Padahal melalui pendidikan baik, karakter seseorang bisa muncul. Sehingga etika dengan sendirinya akan timbul, target suatu pendidikan bisa tercapai, salah satunya tertib lalu lintas.

Arief mengakui, dalam tertib berlalu lintas, etika harus dilakukan. "Jadi dengan sendiri etika berlalu lintas timbul. Masyarakat menjadi tertib berlalu lintas," tuturnya.

Psikolog pendidikan dan Anak Nona Pooroe Utomo menambahkan, pendidikan keamanan di jalan raya memainkan peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku anak. Kondisi ini dapat mendorong mereka untuk menjadi pengguna jalan yang bertanggung jawab.

Hingga tahun 2010-2015 lalu, setidaknya 176.000 anak-anak di bawah umur menjadi korban kecelakaan di jalan. Artinya setiap harinya, di Indonesia 85 anak-anak di bawah 15 tahun telah menjadi korban.

Sementara masih di tahun yang sama, 27.000 anak-anak memicu terjadi kecelakaan jalanan. "Ini harus dilakukan secepatnya. Pendidikan tertib lalu lintas, dapat mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan," tutupnya.
(whb)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Simak 7 Istilah Lalu...
Simak 7 Istilah Lalu Lintas Lucu, dari Ramlan sampai Pamer Paha
Perbaikan Lampu Lalu...
Perbaikan Lampu Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
14 menit yang lalu
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
1 jam yang lalu
Buruh Korban Penyekapan...
Buruh Korban Penyekapan Dilaporkan Balik Perusahaan Percetakan, Said Iqbal: Lawan, Jangan Takut!
2 jam yang lalu
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
2 jam yang lalu
UIN Jakarta Tegaskan...
UIN Jakarta Tegaskan Status Guru Triguna Tetap Aman, Tata Kelola Sekolah Beralih ke Skema BLU
3 jam yang lalu
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi...
IYSDGS 2026 Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ketahanan Air dan Pangan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved