Ipda Wardiati, Polwan Cantik dengan Segudang Prestasi

Sabtu, 13 Agustus 2016 - 07:10 WIB
Ipda Wardiati, Polwan...
Ipda Wardiati, Polwan Cantik dengan Segudang Prestasi
A A A
MEDAN - Sosok Inspektur Polisi Dua (Ipda) Wardiati yang kini menjabat sebagai Perwira Unit (Panit) SIM di Satlantas Polresta Medan ini patut jadi teladan. Sebab, dia pernah mengharumkan nama bangsa Indonesia di kancah internasional dengan meraih medali emas pada kompetisi judo di China pada tahun 2002.

Jika diperhatikan sepintas, banyak yang tidak menyangka istri dari Wakil Direktur (Wadir) Direktorat Reserse dan Kriminal Umum (Wadir-Reskrimum) Polda Gorontalo Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Iwan Ekaputra ini seorang atlet berprestasi.

Sebab, penampilannya tergolong sederhana, polos, dan biasa saja. Namun, di balik kepolosan itu, polwan cantik angkatan 1997 ini menyimpan segudang prestasi yang membanggakan.

Karena pengalaman dan kesuksesan itu, kini Wardiati dipercaya menjadi pelatih judo di Sumatera Utara, khususnya di jajaran Polda Sumut.

"Aku tidak menyangka, usaha dan kerja kerasku sejak duduk di kelas tiga Sekolah Dasar (SD) mampu berkompetisi di kancah internasional. Ternyata, jika ada niat, kerja keras yang kuat pasti akan membuahkan hasil," kata dia kepada KORAN SINDO di Polda Sumut.

Meski tak lagi muda, anak kedua dari tiga bersaudara ini masih mampu berkompetisi di tingkat nasional.

Buktinya, pada Kompetisi Judo Piala Kapolri yang diselenggarakan di Medan pada awal Agustus lalu, asli Sulawesi yang lahir pada 7 Februari 1978 ini menjadi juara favorit setelah menerima medali emas dari Kepala Sekolah Kepolisian Nasional (SPN) Sampali, Medan.

"Aku sudah tidak muda lagi, tenaga dan kemampuanku tidak lagi seperti dulu. Namun begitu, aku masih mampu meraih medali emas pada Kompetisi Judo Piala Kapolri yang diselenggarakan di Medan, beberapa waktu lalu. Padahal, usia ideal bagi seorang atlet itu maksimal 28 tahun. Ternyata aku masih mampu berkompetisi," ujarnya.

Menurut dia, sebelum meraih kesuksesan, banyak hal yang harus dilakukan. Salah satunya, membagi waktu antara belajar di sekolah, latihan, dan kompetisi.

"Yang paling sulit itu membagi waktu, terkadang aku menangis karena harus meninggalkan proses belajar di sekolah agar bisa mengikuti latihan dan bertanding. Bahkan, aku harus siap meninggalkan keluarga selama berbulan-bulan," sebut ibu tiga anak ini.
(zik)
Berita Terkait
Hobi Koleksi Kendaraan...
Hobi Koleksi Kendaraan Mewah, Sultan PIK Ikut Bintangi Crazy Fast Indonesian 2
Sukses Hadirkan Ayu...
Sukses Hadirkan Ayu Gani, The Where Next Club Episode 2 Angkat Sosok William Tjandra
Jessica N Widjaja Dipilih...
Jessica N Widjaja Dipilih Jadi Ketua G100 Indonesia
Rayhan Farqi, Filmmaker...
Rayhan Farqi, Filmmaker Muda Asal Bandung dengan Karya Seni Multidimensi
Menengok Kiprah Maurina...
Menengok Kiprah Maurina Arlia, Sosok di Balik Sukses Buah Bibir Nusantara
Sosok Erik Mandala Putra,...
Sosok Erik Mandala Putra, Gigih dan Terus Berinovasi
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
4 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved