Hendak Jemput Jenazah Ayah, Erick Dianiaya Sekuriti Bandara

Jum'at, 12 Agustus 2016 - 11:50 WIB
Hendak Jemput Jenazah...
Hendak Jemput Jenazah Ayah, Erick Dianiaya Sekuriti Bandara
A A A
SORONG - A Erick J Sibarani yang juga Pemimpin Redaksi (Pemred) sebuah media di Papua dianiaya sekuriti Bandara DEO dan Oknum Anggota TNI AU.

Menurut Erick, kejadian itu bermula saat dirinya mendatangi Bandara DEO pada pukul 06.00 WIT , Rabu 10 Agustus 2016 untuk menjemput jenazah almarhum sang ayah dari Jakarta melalui maskapai Nam Air.

Setibanya di bandara, kata Erick, dirinya tidak melihat adanya sekuriti yang berjaga di pos jaga pintu masuk run way.

"Saya bermaksud masuk ke dalam untuk menjemput jenazah ayah saya, tapi ketika mau masuk saya tidak mendapati adanya sekuriti di pos jaga pintu masuk. Sebelum masuk, saya dan saudara saya di dalam mobil sempat beberapa saat menunggu kehadiran sekuriti," ucap Erick, Jumat (11/8/2016).

Setelah menunggu sekian lama, lanjut Erick, ia tidak melihat adanya tanda-tanda adanya kehadiran sekuriti. Ia dan saudaranya kemudian memutuskan untuk masuk ke dekat areal run way guna menjemput jenasah sang ayah.

Setelah sampai di tempat yang dimaksud, sambung dia, ternyata ada seorang sekuriti yang mengejar dan hendak memukul saudaranya.

"Sekuriti itu tidak tahu dari mana datangnya langsung mau pukul saudara saya. Melihat hal itu, saya langsung spontan menghalangi oknum sekuriti ini dan hendak memberikan penjelasan," katanya.

Tetapi, lanjut Erick, belum sempat memberikan penjelasan, oknum sekuriti langsung melayangkan pukulan di bagian lehernya. Tidak terima atas tindakan itu, Erick, langsung dengan tegas menanyakan maksud oknum sekuriti itu memukulnya.

"Saya tidak balas pukul, saya hanya menanyakan maksud dia memukul saya. Dia terus berkeras makanya adu mulut di antara kita tidak terhidarkan. Saat adu mulut terjadi, ada satu oknum TNI datang dan kemudian membantu sekuriti itu untuk melawan kita," ungkap Erick sembari menambahkan, karena tidak ingin masalah tersebut berlanjut maka ia lebih memilih untuk mengalah.

"Saya lebih memilih mengalah dari pada ribut-ribut kaya gitu. Yang herannya, dia bantu turunkan jenazah ayah saya dan sempat meminta maaf sama saya," sambung Erick.

Erick mengakui bahwa dirinya bersalah karena sudah menerobos pos penjagaan. Namun ia sangat menyesalkan tindakan main hakim sendiri yang dilakukan Sekuriti.

Kepala Bandar Udara DEO Kota Sorong, Paryono yang dikonfirmasi terkait kejadian ini tidak dapat ditemui karena yang bersangkutan berada di luar daerah.

Sementara itu, Kepala Seksi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat Bandar Udara DEO, Sigit menjelaskan bahwa masuk ke areal run way dilarang. Hal itu dapat dilakukan jika pihak pesawat sudah menginformasikan jenazah sudah dapat diambil.

Meskipun demikian, Sigit menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang diberikan pihak sekuriti.

"Dari pihak sekuriti menyampaikan bahwa saat itu sempat terjadi adu mulut hingga terjadi pemukulan, karena sudah sama-sama panas," kata Sigit.
(nag)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
19 menit yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
2 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
3 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
3 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved