Cerita Ketua RT soal Isu Tuyul Berkeliaran di Wilayahnya
Rabu, 10 Agustus 2016 - 19:46 WIB
Cerita Ketua RT soal Isu Tuyul Berkeliaran di Wilayahnya
A
A
A
BANDUNG - Kusnandar (43), Ketua RT 02 RW 13 Kelurahan Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, Jawa Barat, dipusingkan dengan kabar adanya tuyul yang berkeliaran di wilayahnya.
Dalam kurun seminggu terakhir, ada saja laporan warga yang mengaku kehilangan uang. Tuyul dituding warga sebagai penyebab hilangnya uang mereka.
Kabar soal keberadaan tuyul itu sebenarnya sudah ada sejak enam bulan lalu. Isu itu terus berkembang dari waktu ke waktu dan menjadi perbincangan hangat warga hampir setiap hari.
Setelah sempat reda, kabar soal tuyul itu kembali heboh dalam seminggu terakhir. Semakin banyak warga yang buka suara dan mengaku jadi korban tuyul.
Selain menerima laporan warga, Kusnandar dan keluarganya mengaku sudah dua kali kehilangan uang. Pertama, istrinya kehilangan uang Rp200 ribu tanpa sebab yang jelas. Kedua, Kusnandar yang kehilangan Rp300 ribu.
"Saya sempat ditanya sama warga RT 01, katanya di RT 02 ada yang kehilangan uang enggak? Saya jawab enggak ada. Eh besoknya uang istri saya hilang. Setelah itu uang saya juga hilang," ujar Kusnandar saat ditemui di lokasi, Rabu (10/8/2016).
Ia heran, uang yang hilang tidak seluruhnya. Misal, saat disimpan ada Rp1 juta, tapi yang hilang hanya Rp300 ribu. Jika ada pencuri, ia meyakini uang itu tidak akan disisakan. Apalagi yang disisakan jauh lebih banyak daripada yang hilang. (Baca juga: Heboh Tuyul Berkeliaran di Pasirjati Bandung).
Kusnandar antara percaya tak percaya dengan kabar uang ia dan uang warga hilang karena tuyul. Tapi, banyaknya pengakuan warga soal dugaan yang mengarah pada tuyul semakin menguat.
"Warga akhirnya jadi merasa terganggu juga. Apalagi banyak yang serumah jadi saling tuding karena ada uang yang hilang," ucapnya.
Dalam kurun seminggu terakhir, ada saja laporan warga yang mengaku kehilangan uang. Tuyul dituding warga sebagai penyebab hilangnya uang mereka.
Kabar soal keberadaan tuyul itu sebenarnya sudah ada sejak enam bulan lalu. Isu itu terus berkembang dari waktu ke waktu dan menjadi perbincangan hangat warga hampir setiap hari.
Setelah sempat reda, kabar soal tuyul itu kembali heboh dalam seminggu terakhir. Semakin banyak warga yang buka suara dan mengaku jadi korban tuyul.
Selain menerima laporan warga, Kusnandar dan keluarganya mengaku sudah dua kali kehilangan uang. Pertama, istrinya kehilangan uang Rp200 ribu tanpa sebab yang jelas. Kedua, Kusnandar yang kehilangan Rp300 ribu.
"Saya sempat ditanya sama warga RT 01, katanya di RT 02 ada yang kehilangan uang enggak? Saya jawab enggak ada. Eh besoknya uang istri saya hilang. Setelah itu uang saya juga hilang," ujar Kusnandar saat ditemui di lokasi, Rabu (10/8/2016).
Ia heran, uang yang hilang tidak seluruhnya. Misal, saat disimpan ada Rp1 juta, tapi yang hilang hanya Rp300 ribu. Jika ada pencuri, ia meyakini uang itu tidak akan disisakan. Apalagi yang disisakan jauh lebih banyak daripada yang hilang. (Baca juga: Heboh Tuyul Berkeliaran di Pasirjati Bandung).
Kusnandar antara percaya tak percaya dengan kabar uang ia dan uang warga hilang karena tuyul. Tapi, banyaknya pengakuan warga soal dugaan yang mengarah pada tuyul semakin menguat.
"Warga akhirnya jadi merasa terganggu juga. Apalagi banyak yang serumah jadi saling tuding karena ada uang yang hilang," ucapnya.
(zik)