Orangtua Imamatul Maysaroh Sosok Petani yang Sederhana

Selasa, 26 Juli 2016 - 15:32 WIB
Orangtua Imamatul Maysaroh...
Orangtua Imamatul Maysaroh Sosok Petani yang Sederhana
A A A
MALANG - Keluarga Imamatul Maysaroh, di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur, mendadak terkenal dan ramai dikunjungi wartawan.

Maklum, rumah yang ditempati kedua orang tua Imamatul Maisaroh, Turiyo dan Alima ini merupakan tempat tinggal Ima semasa kecil. Dia tinggal di desa ini hingga usia 17 tahun, sebelum merantau ke Hongkong dan Amerika Serikat.

Hari ini, waktu Amerika Serikat, Ima diundang untuk menjadi pembicara di Konvensi Nasional Partai Demokrat di Philadelphia, Pennsylvania, pada 25-28 Juli 2016.

Saat wartawan mendatangi rumahnya, di Pagelaran, Turiyo sedang adzan di musala yang berada di belakang rumahnya. Ya, ternyata yang mengumandangkan adzan adalah Pak Turiyo, ayah Imamatul Maisaroh.

Kedua orangtua Ima tampak salat berjamaah di musala itu. Kebiasaan ini rutin dilakukan kedua orangtuanya untuk salat berjamaah di musala. Pagi pergi ke sawah, siang pulang sebelum zuhur, lalu salat berjamaah di musala.

"Iya, jadi pemangku musala di belakang," ujar Turiyo, kepada wartawan, Selasa (26/7/2016).

Dia mengaku hanya bekerja sebagai petani, menanam sayur-sayuran. Dari situ, dia bisa menyekolahkan tiga anaknya, hingga besar. Khusus Ima, keluar dari SMA Khairudin, saat Kelas 1 karena dijodohkan dengan pria desa setempat.

Waktu itu, tutur Turiyo, Ima berniat kerja di luar negeri, dan ikut majikannya pergi ke Hongkong, sebelum akhirnya bekerja di Amerika Serikat.

Sejak kepergiannya sejak 1997, hingga 14 tahun kemudian, Ima baru bisa pulang ke rumah orangtuanya setelah mengalami berbagai kesulitan di negeri Paman Sam ini.

"Sampai kini sudah tiga kali pulang, dan mengaku kerja di kantor sekarang," sambung Turiyo.

Kesibukan Ima di dunia human traficking juga tak banyak diketahui kedua orangtuanya. Mereka hanya tahu kalau Ima kerja di kantoran. Baru setelah ramai didatangi media, orangtuanya menyadari anaknya menjadi satu-satunya orang Indonesia yang berbicara di Amerika Serikat dalam konvensi Partai Demokrat.

Kendati memiliki anak yang juga menjadi staf Presiden Barrack Obama, kehidupan Turiyo seperti biasa. Sibuk dengan pertanian yang digarapnya. Juga aktif di perkumpulan keagamaan, seperti jemaah tahlil dan lainnya.
(san)
Berita Terkait
IBA-MMA: Upaya Anak...
IBA-MMA: Upaya Anak Bangsa Ukir Prestasi Dunia
Fantastis Anak Bangsa...
Fantastis Anak Bangsa Ajak Talenta Tanah Air Bangun Ekosistem Industri Kreatif
Prestasi Siswa Indonesia...
Prestasi Siswa Indonesia di Kompetisi Dunia Harumkan Nama Bangsa
Ajang VCI 2026: Panggung...
Ajang VCI 2026: Panggung bagi Siswa untuk Bertransformasi dari Pelajar Menjadi Pemimpin Bisnis
Gerakan Changemakers...
Gerakan Changemakers Nusantara YABB Jaring Ribuan Pembawa Perubahan
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga...
Anoa 6x6 Amfibi, Penjaga Darat dan Air Buatan Anak Bangsa
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
5 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
8 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
8 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
9 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
9 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
10 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved