Sadis! Anak Bakar Ibu Kandung karena Kesal Disuruh Salat

Sabtu, 25 Juni 2016 - 00:31 WIB
Sadis! Anak Bakar Ibu...
Sadis! Anak Bakar Ibu Kandung karena Kesal Disuruh Salat
A A A
SUMATERA BARAT - Hanya gara-gara tidak mau disuruh salat jumat, seorang anak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat tega membunuh dan membakar ibu kandungnya.

Peristwa sadis ini terjadi di Jorong Giriang-giriang, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat 24 Juni 2016 siang.

Eni Derma (55), seorang guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 5 Kota Bukittingi ini tewas di tangan anak kandungnya. Eni ditemukan tewas terbakar di bawah pohon kakao, di halaman belakang rumahnya.

Peristiwa ini kali pertama diketahui oleh putra korban, Rezki Wahyudi (25) ketika pulang sehabis salat jumat, sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu dia terkejut melihat bercak daerah di pintu samping belakang rumah yang dalam posisi terkunci.

Rezki pun akhirnya masuk dari pintu depan yang kondisinya terbuka. Di dalam rumah dia melihat adiknya, TH (18) berlari ke dalam kamar mandi. Sementara dia tidak kunjung menemukan ibunya meski sudah mencari di semua kamar rumah.

Saat mencoba mencari ke dapur, dia melihat banyak bercak darah dan ada yang terbakar di halaman belakang. Saat didekati, ternyata yang terbakar di bawah pohon coklat itu adalah ibunya.

"Saat azan saya pergi salat jumat, saat pulang baru tahun, lihat darah di pintu. Diintip di kaca jendela, pintu terkunci. Pintu depan terbuka baru saya masuk ke dalam lihat darah banyak berceceran di lantai, saya tanya ke adik, saya lihat mama ke semua kamar tidak ada, rupanya saya buka pintu belakang mama di sini, langsung saya siram (air), waktu itu api masih hidup. Yang bakar adik saya," tutur Rezki.

Menurut Rezki, adiknya yang sudah putus sekolah mengalami gangguan jiwa. Ibunya sempat menyuruh adiknya pergi salat jumat bersama-sama dengannya. Namun, kata dia, adiknya masih belum mandi bersiap pergi salat. Rezki pun meninggalkan adiknya bersama ibunya di rumah.

Kapolres Bukittinggi AKBP Tri Wahyudi menyebutkan hingga saat ini polisi masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi di tempat kejadian. Dari hasil visum luar, kata dia, korban tewas karena mengalami luka di sekujur tubuhnya.

Menurut dia, tidak ada barang berharga yang lepas dari tubuh korban. Sementara ini motif pembunuhan diduga karena pelaku mengalami kelainan jiwa. "Saat ini memang telah terjadi diduga pembunuhan oleh anak kandung korban," ujarnya.

Hingga Jumat sore pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tilatang Kamang. Polisi belum menetapkan pelaku sebagai tersangka. Polisi harus terlebih dahulu memeriksa kejiwaan pelaku dengan mendatangkan psikolog dan dokter jiwa.
(dam)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
31 menit yang lalu
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
2 jam yang lalu
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
2 jam yang lalu
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
2 jam yang lalu
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
3 jam yang lalu
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
3 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved