BNN Pastikan Sabu Peti Besi di Ancol Terkait Jaringan Freddy Budiman

Jum'at, 24 Juni 2016 - 00:55 WIB
BNN Pastikan Sabu Peti...
BNN Pastikan Sabu Peti Besi di Ancol Terkait Jaringan Freddy Budiman
A A A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil gagalkan peredaran sabu jaringan internasional, dengan modus disimpan dalam peti besi. BNN memastikan bahwa jaringan internasional ini, masih terkait dengan jaringan terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman.

"Kami bekerja terus masih kembangkan. Yang pasti ini jaringan internasional melibatkan pemain lama. Pelakunya beberapa dari lapas. Sedang dalam proses pengembangan. Ini mata rantai jaringan terpidana Freddy Budiman, faktanya demikian," kata Kepala BNN Budi Waseso, di Kantor BNN, Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 23 Juni 2016 kemarin.

Buwas melanjutkan, BNN memiliki bukti yang cukup kuat Freddy Budiman terlibat dalam jaringan ini. Pria yang sedang menjalani hukuman di Nusakambangan itu, sebelumnya juga ada di belakang jaringan narkoba pipa besi di Penjaringan.

"Ini memang jaringan yang berhubungan juga dengan Freddy Budiman. Komunikasinya ada, semua ada. Itu sudah kita buktikan, ini tidak mengarang tidak berandai-andai. Faktanya dipersidangan nanti kita ungkap," jelas Buwas.

Meski Freddy sudah dipastikan terlibat, BNN tidak akan menjemput Freddy di Nusakambangan Budiman untuk menjalani pemeriksaan. BNN lebih akan memfokuskan pada pengembangan jaringan lainnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Narkotia (BNN) dan Ditjen Bea Cukai menyita sabu kualitas nomor satu di sebuah gudang kawasan Ancol Barat III Nomor 6, Jakarta Utara. Sabu tersebut diselundupkan menggunakan jasa ekspedisi melalui jalur laut.

Meski barang haram tersebut belum diuji, namun Kepala BNN Komjen Budi Waseso bisa memastikan kualitas sabu hanya melalui warnanya.

Buwas juga menerangkan, awal pengungkapan sabu bermula dari kecurigaan salah satu petugas BNN dan bea cukai terhadap truk molen yang mengangkut sejumlah peti. Saat diperiksa, peti besi itu berisi serbuk sabu.
(whb)
Berita Terkait
Bareskrim Polri Bongkar...
Bareskrim Polri Bongkar Pabrik Sabu dan Happy Water di Kota Semarang
Sedang Tunggu Pelanggan...
Sedang Tunggu Pelanggan Beli Sabu, Petani di Muratara Diciduk Polisi
Polrestabes Surabaya...
Polrestabes Surabaya Gagalkan Peredaran 33,9 Kg Sabu di Surabaya
Jadi Bandar Narkoba,...
Jadi Bandar Narkoba, Jenderal Ambruk Ditembak Sat Resnarkoba Polres Tebo
Pamer Sabu, Atim Diringkus...
Pamer Sabu, Atim Diringkus Tekab Polsek Dolok Masihul
Polisi Amankan Pria...
Polisi Amankan Pria di Jakut Jual Sabu, Profesi Pelaku Marbut Masjid
Berita Terkini
Kapolda Riau Namai Anak...
Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo Nona Seroja, Simbol Harapan Baru Konservasi
1 jam yang lalu
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
1 jam yang lalu
Polres Jakpus Ungkap...
Polres Jakpus Ungkap Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda
1 jam yang lalu
Enggan Bebani Daerah...
Enggan Bebani Daerah Penyangga soal Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Minimal Renovasi Halte
1 jam yang lalu
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
2 jam yang lalu
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
5 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved