5 Tewas, 2 Hilang dan 209 Rumah Rusak Akibat Bencana Sangihe

Kamis, 23 Juni 2016 - 18:46 WIB
5 Tewas, 2 Hilang dan...
5 Tewas, 2 Hilang dan 209 Rumah Rusak Akibat Bencana Sangihe
A A A
SANGIHE TALAUD - Upaya penanganan darurat akibat banjir, longsor, gelombang pasang dan cuaca ekstrem masih dilakukan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana musibah longsor dan banjir di Kepulauan Sangihe tersebut menyebabkan lima orang tewas, dua hilang.

Sedangkan kerusakan rumah dan infrastruktur mencapai Rp57 miliar. Di mana kerusakan meliputi 44 unit rumah rusak berat, 116 unit rumah rusak sedang, dan 49 unit rumah rusak ringan.

Kerusakan infrastruktur meliputi rusaknya dasar jembatan dua unit dan jalan sepanjang 1 km sehingga mengakibatkan lima kampung dan tiga kecamatan terisolir.

Sarana pendidikan dan fasilitas umum yang rusak tujuh unit dan kerusakan perkebunan dan pertanian lebih kurang 10 hektare.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho akibat bencana tersebut sebanyak 610 jiwa pengungsi ditampung di dua lokasi, Gereja Imanuel dan SD Kolangan Beha. Pendataan dampak bencana masih dilakukan.

Tim Reaksi Cepat BNPB dipimpin Direktur Tanggap Darurat BNPB, kata dia, telah berada di lokasi bencana sejak Rabu 22 Juni 2016 untuk mendampingi BPBD.

"BNPB menyerahkan bantuan dana siap pakai untuk operasional penanganan darurat Rp350 juta yang diterima Bupati Kepulauan Sangihe," kata Sutopo dalam pernyataan tertulis yang dikirimkan, Kamis (23/6/2016).

TRC BNPB melakukan kaji cepat dan bantuan siap saji serta peninjauan lokasi pengungsian dan daerah terdampak bencana.

BPBD Provinsi Sulawesi Utara telah menyalurkan bantuan logistik dan peralatan. BPBD Kepulauan Sangihe bersama TNI, Polri, SAR, SKPD, dan lainnya melakukan penanganan pengungsi, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dan warga yang terdampak, dan pembukaan akses jalan.

"Kebutuhan mendesak saat ini adalah kebutuhan dasar pengungsi, dapur umum, air bersih, wc darurat, manajemen pengungsian, pengalian longsoran yang menimbun korban jiwa, pembukaan akses jalan, normalisasi alur sungai, perbaikan sarana air bersih dan perbaikan jaringan listrik," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Penampakan Banjir Bandang...
Penampakan Banjir Bandang dan Longsor Terjang 2 Kecamatan di Brebes
5 Kabupaten di Sulsel...
5 Kabupaten di Sulsel Diterjang Banjir Bandang dan Longsor, Total 8 Tewas
Banjir Bandang dan Longsor...
Banjir Bandang dan Longsor Terjang Luwu, 7 Orang Tewas Tertimbun
Empat Warga Tertimbun...
Empat Warga Tertimbun Tanah Longsor di Jeneponto
Korban Tertimbun Longsor...
Korban Tertimbun Longsor di Bogor Ditemukan Meninggal
Sukaraja Bogor Diterjang...
Sukaraja Bogor Diterjang Banjir dan Longsor, 4 Orang Luka-luka
Berita Terkini
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
11 menit yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
15 menit yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
38 menit yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
47 menit yang lalu
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
48 menit yang lalu
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
1 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved