Ditabrak Korbannya, 2 Perampok Tauke Karet Tewas Terlindas

Rabu, 22 Juni 2016 - 21:34 WIB
Ditabrak Korbannya,...
Ditabrak Korbannya, 2 Perampok Tauke Karet Tewas Terlindas
A A A
MUARA DUA - Dua perampok tewas, setelah terlindas saat hendak merampok truk milik Alamsyah (43) warga Desa Sinar Marga, Kecamatan Mekakau Ilir. Kedua pelaku tewas tersebut, masing-masing, Akbar Putra Subing (28) warga Desa Jati Mulia, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, dan Syarifudin alias Pudin (32) warga Basis Simpang Sender, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah.

Informasi berhasil dihimpun insiden tersebut terjadi saat Alamsyah yang merupakan tauke kopi dicegat dua pelaku ketika melintas di Desa Telanai, Kecamatan Banding Agung, Selasa 21 Juni 2016 sekira pukul 21.00 WIB kemarin.

Saat itu korban habis menjual kopi di Kong Khuo salah satu bos kopi terbesar di Simpang Sender, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT).

Setelah menerima uang korban hasil penjualan kopi mencapai Rp200 juta korban pulang mengendarai truk warna kuning BE 9873 CC.

Tanpa menyadari apabila telah diintai pelaku, Syarifudin alias Pudin yang bekerja sebagai kuli panggul di tempat menjual kopi tersebut sudah mengintainya.

Kedua pelaku membuntuti korban mengenggunakan Honda Beat warna putih merah tanpa nomor polisi mulai dari kawasan SMPN I Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT).

Korban Alamsyah mengaku, awalnya tak menyangka kalau dua orang yang mengendarai satu sepeda motor telah menguntit mobilnya ini perampok.

"Awalnya mereka ini sudah dari SMPN itu ada di belakang mobil. Tetapi, tidak menyangka kalau kawanan perampok berniat jahat. Sampai di Desa Tanjung Harapan Banding Agung saya baru sadar, karena saya mulai dipepet. Saya disuruh minggir," katanya, Rabu (22/6/2016).

Dia menambahkan, lantaran memilih tancap gas, sesampai di lokasi kejadian tepatnya, di perbatasan antara Desa Rantau Nipis dan Desa Telanai wilayah Kecamatan Banding Agung dirinya kembali dihentikan kedua pelaku.

"Karena saya masih tidak mau berhenti ban mobil depan kanan ditembak oleh pelaku dan akhirnya kempes. Saya langsung panik, karena awalnya saya kira mau membunuh saya," jelasnya.

Menurut dia, kondisi di jalanan yang sepi, kemudian tidak ada pengendara melintas. Sedangkan, ban mobilnya sudah pecah, perasaan panik tersebut membuatnya nekat menabrak pelaku.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Ni Ketut Widaya Sulandari didampingi Kasat Reskrim IPTU Ujang Abdul Aziz menyebut, dua jenazah terduga pelaku ditemukan dilokasi kejadian sudah dilakukan visum di Puskesmas Banding Agung dan masih menunggu keluarga dari masing-masing pelaku tersebut.

"Kejadian ini sudah ditàngani pihak kepolisian Resort Banding Agung dan Reskrim Polres OKU Selatan. Petugas telah selesai menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Ujang.

Dia mengatakan, pihaknya kepolisian sendiri masih belum bisa memastikan apakah insiden yang menewaskan korban tersebut memang perampokan.

Akan tetapi, sesuai hasil Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) 80% insiden tersebut adalah perampokan.
"Kita belum menyimpulkan, karena korban sekarang linglung dan trauma. Tetapi, hasil penyidikan mengarah kesana, bahkan hampir 80% kasus ini adalah murni perampokan," jelasnya.

Kepala Unit (Kanit) Pidana Umum, Ipda Dismin Hayadi menjelaskan hasil Tim Gabungan dari anggota Satlantas, Intelkam dan Pidum dan anggota Polsek Banding Agung salah seorang pelaku tewas di lokasi kejadian adalah kuli panggul bekerja di tauke kopi lokasi korban menjual ± 10 ton kopi.

"Kondisi jalan terdapat lubang besar tidak memungkinkan terjadinya laka lantas. Kendaraan cenderung lambat.

Apalagi, dugaan tersebut diperkuat dengan satu tewas terlindas atas nama Syarifudin alias Pudi nkuli panggul milik Bos Kopi notabenya mengetahui korban membawa uang," ujar Dismin.

Menurut dia, sejumlah barang bukti (BB) berupa truk dan sepeda motor sudah diamankan di Kepolisian Sektor Banding Agung untuk proses lebih lanjut dalam kasus tersebut.

"Kami sedang mencari senjata api (senpi) sesuai dengan keterangan korban di lokasi. Sedangkan kedua korban tewas setelah mayoritas tubuhnya remuk terlindas," jelasnya.
(sms)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Peluru Serse Polsek...
Peluru Serse Polsek Belawan Jebol Kaki Perampok Eks Mantan Napi Asimilasi
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
2 jam yang lalu
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
3 jam yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
3 jam yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
6 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
7 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
8 jam yang lalu
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved