Trailer untuk Panggung Rakyat Tangkap Ahok Itu Milik Ahmad Dhani
Kamis, 02 Juni 2016 - 12:15 WIB
Trailer untuk Panggung Rakyat Tangkap Ahok Itu Milik Ahmad Dhani
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menyebuttruk trailer yang bakal dipakai untuk Panggung Rakyat Tangkap Ahok merupakan milik musisi kondang Ahmad Dhani. Polda menahan dan melarang trailer dengan kelengkapan sound system itu diperuganakan untuk aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, diduga kuat truk trailer yang ditahan itu merupakan milik Ahmad Dhani itu berdasarkan keterangan sejumlah saksi seperti crew dan sopir trailer.
"Kita sudah menghubungi Ahmad Dhani dan dia mengakui bila trailer dengan muatan sound system itu miliknya," kata Awi kepada wartawan, Kamis (2/6/2016).
Awi menuturkan, polisi diberitahu akan adanya Panggung Rakyat Tangkap Ahok di depan Gedung KPK itu, kepolisian sudah menberitahu untuk tidak membawa truk trailer itu. Namun, mobil tersebut tetap saja diterjunkan sehingga polisi melakukan pengamanan pada mobil tersebut.
"Kita juga mau menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan ya, itu yang terjadi, sudah kita ingatkan tapi tetap membandel. Jadi kita dini hari tadi, pukul 03.00 WIB waktu trailer melewati depan Kedubes Belanda, akhirnya kita stop dan bawa ke Polda," pungkasnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, diduga kuat truk trailer yang ditahan itu merupakan milik Ahmad Dhani itu berdasarkan keterangan sejumlah saksi seperti crew dan sopir trailer.
"Kita sudah menghubungi Ahmad Dhani dan dia mengakui bila trailer dengan muatan sound system itu miliknya," kata Awi kepada wartawan, Kamis (2/6/2016).
Awi menuturkan, polisi diberitahu akan adanya Panggung Rakyat Tangkap Ahok di depan Gedung KPK itu, kepolisian sudah menberitahu untuk tidak membawa truk trailer itu. Namun, mobil tersebut tetap saja diterjunkan sehingga polisi melakukan pengamanan pada mobil tersebut.
"Kita juga mau menerbitkan surat tanda terima pemberitahuan ya, itu yang terjadi, sudah kita ingatkan tapi tetap membandel. Jadi kita dini hari tadi, pukul 03.00 WIB waktu trailer melewati depan Kedubes Belanda, akhirnya kita stop dan bawa ke Polda," pungkasnya.
(whb)