Tak Boleh Masuk Jalur Busway, DKI Ingin Matikan APTB

Kamis, 02 Juni 2016 - 07:34 WIB
Tak Boleh Masuk Jalur...
Tak Boleh Masuk Jalur Busway, DKI Ingin Matikan APTB
A A A
JAKARTA - Operasional Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway (APTB) mulai Rabu 1 Juni 2016 tidak lagi diperbolehkan masuk ke jalur busway. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memperbolehkan APTB masuk ke Jakarta melalui jalur reguler.

Ketua Penelitian dan pengembangan (Litbang) Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Leksmono Suryo Putranto mengatakan, kebijakan Pemprov DKI yang melarang APTB masuk busway tetapi boleh masuk ke dalam Jakarta melalui jalur reguler sama saja ingin mematikan para operator existing APTB. Terlebih, Pemprov DKI sudah mendapatkan 600 bus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang 200 di antaranya bernama Transjabodetabek dan beroperasi di trayek APTB sebelumnya.

"Saya bingung dengan kebijakan DKI terhadap APTB. Kenapa tidak dimanfaatkan bus APTB untuk Transjabodetabek. Toh bus dari kementerian juga belum beroperasi semuanya," kata Leksmono saat dihubungi, Rabu 1 Juni 2016.

Leksmono mejelaskan, operasional APTB itu pada awalnya merupakan permintaan DKI kepada operator existing supaya ada transportasi lintas batas yang memudhkan masyarakat daerah keluar masuk ke Jakarta. Namun, pada 2013, DKI ingin melarang operasional bus APTB masuk jalur busway dengan alasan banyak kesalahan dan tarif yang diberlakukan menyusahkan pengguna bus TransJakarta lantaran memungut tarif lebih dari tarif bus TransJakarta yang berkisar Rp3.500.

Sejak 2013 tersebut, lanjut Leksmono, baru terealisasi sekarang ketika DKI mengoperasikan bus Transjabodetabek. Seharusnya, kata dia, DKI memberikan ruang kepada operator existing APTB untuk bergabung dengan TransJabodetabek. Apalagi, bus dari kementrian yang beroperasi keluar daerah baru dilakukan ke Bekasi-Depok dan Tangerang.

"Ini namanya habis manis sepah dibuang, kenapa dari dahulu salah, kok tidak diajak bicara bersama. Sudah bagus sudah ada yang invest," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Lin Kuning di Jember...
Lin Kuning di Jember Disulap Jadi Angkutan Umum Sultan
Menhub Izinkan Angkutan...
Menhub Izinkan Angkutan Umum Kembali Beroperasi Besok
4 Artis yang Suka Naik...
4 Artis yang Suka Naik Kendaraan Umum
Angkutan Umum Naikkan...
Angkutan Umum Naikkan Tarif, Dirjen Hubdat: Itu Mekanisme Pasar
Miris, Usaha Angkutan...
Miris, Usaha Angkutan Umum di Semarang Mati Suri
Dishub Sulsel Larang...
Dishub Sulsel Larang Angkutan Umum Tak Layak Beroperasi
Berita Terkini
Tumpukan Sampah di Pinggir...
Tumpukan Sampah di Pinggir Rel Pasar Minggu Berulang, Warga Luar Wilayah Ikut Jadi Sorotan
53 menit yang lalu
69 TPU Jakarta Penuh,...
69 TPU Jakarta Penuh, Masyarakat Diimbau Rencanakan Pemakaman Sejak Dini
1 jam yang lalu
Situasi Terkini Klinik...
Situasi Terkini Klinik Mordent, Tempat Sutrimo Tewas Mengenaskan, Masih Dipasang Garis Polisi
1 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem Pelayanan,...
Perkuat Ekosistem Pelayanan, Jasa Raharja Sinergi dengan Pemprov dan Polda Jambi
1 jam yang lalu
Polisi Tangkap 3 Pelaku...
Polisi Tangkap 3 Pelaku Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
2 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tangkap...
Bareskrim Polri Tangkap Kasat Narkoba Polres Tangsel Terkait Narkoba
2 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved