Pelajar Berseragam SMA Ditemukan Tewas Gantung Diri di Depok
Kamis, 26 Mei 2016 - 06:27 WIB
Pelajar Berseragam SMA Ditemukan Tewas Gantung Diri di Depok
A
A
A
DEPOK - Aksi nekat dilakukan Aska Zofeni Putra, seorang pelajar kelas X SMA swasta di Depok. Aska ditemukan tewas gantung diri di rumahnya di Kampung Kebon Duren RT 004/06 Kelurahan Kalimulya, Cilodong, Depok, Rabu (25/6/2016) malam.
Aska bahkan melakukan tindakan tersebut dengan masih menggunakan seragam sekolah. Diduga ia melakukannya dengan menggunakan dasi warna hitam.
Berawal saat kakak korban, Evi dan Fitrisia pulang dari kerja sesampainya di rumah tidak dapat membuka pintu lantaran terkunci dari dalam. Meski mereka memiliki kunci cadangan, namun tetap tidak bisa membuka karena kunci tergantung dari dalam.
"Begitu saksi masuk ke dalam melewati jendela namun rumah dalam keadaan gelap. Saksi melihat korban sudah tergantung di palang pintu kamar korban dengan dasi. Lalu korban dibaringkan di lantai hingga ditolong warga," ujar Kapolsek Sukmajaya AKP Supriyadi, Kamis (26/5/2016).
Pihak keluarga tertutup untuk dikonfirmasi dan menolak untuk diotopsi. Dugaan sementara motif nekat Aska bunuh diri lantaran HP android miliknya sudah satu minggu tidak diperbaiki oleh orangtuanya.
"Diduga karena handphone android, naun kami masih menyelidiki kasus ini. Keluarga juga membuat surat pernyataan keberatan melakukan otopsi dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ungkap Supriyadi.
Aska bahkan melakukan tindakan tersebut dengan masih menggunakan seragam sekolah. Diduga ia melakukannya dengan menggunakan dasi warna hitam.
Berawal saat kakak korban, Evi dan Fitrisia pulang dari kerja sesampainya di rumah tidak dapat membuka pintu lantaran terkunci dari dalam. Meski mereka memiliki kunci cadangan, namun tetap tidak bisa membuka karena kunci tergantung dari dalam.
"Begitu saksi masuk ke dalam melewati jendela namun rumah dalam keadaan gelap. Saksi melihat korban sudah tergantung di palang pintu kamar korban dengan dasi. Lalu korban dibaringkan di lantai hingga ditolong warga," ujar Kapolsek Sukmajaya AKP Supriyadi, Kamis (26/5/2016).
Pihak keluarga tertutup untuk dikonfirmasi dan menolak untuk diotopsi. Dugaan sementara motif nekat Aska bunuh diri lantaran HP android miliknya sudah satu minggu tidak diperbaiki oleh orangtuanya.
"Diduga karena handphone android, naun kami masih menyelidiki kasus ini. Keluarga juga membuat surat pernyataan keberatan melakukan otopsi dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan," ungkap Supriyadi.
(kri)