Isu Sengketa Lahan, Orangtua Mahasiswa Kampus Ini Resah

Selasa, 24 Mei 2016 - 17:14 WIB
Isu Sengketa Lahan,...
Isu Sengketa Lahan, Orangtua Mahasiswa Kampus Ini Resah
A A A
TANGERANG - Sejumlah orangtua mahasiswa Swiss German University (SGU) di BSD, Kabupaten Tangerang sejak Februari 2016 dibuat resah adanya informasi mengenai sengketa lahan yang dipakai SGU sebagai kampus. Manajemen kampus pun mengeluarkan surat edaran guna menenangkan keresahan para orangtua.

“Kami sih enggak terlalu resah ya, tetapi kan orangtua yang merasakan ketakutan itu. Kita sudah bayar mahal tapi infonya kampus enggak punya tanah sendiri, terus kita diusir, enggak kuliah lagi, kan ini bikin orangtua kami resah,” ujar seorang mahasiswa Fakultas Teknik yang enggan disebutkan namanya.

Para mahasiswa ini menceritakan, adanya rumor sengketa lahan SGU itu membuat orangtua mahasiswa menanyakan bagaimana jaminan tentang masa depan anaknya yang masih menuntut ilmu di kampus yang berada di depan AEON Mall itu.

Dia tidak memungkiri uang yang dikeluarkan selama berkuliah di SGU cukup besar. Disebutkan saja, sebanyak Rp50 juta lebih untuk biaya uang pangkal. Belum lagi, biaya persiapan magang, di dalam negeri hingga program magang di luar negeri, yakni ke Jerman, pada semester akhir nanti.

"Bisa dibayangkan sampai magang di Jerman berapa duit kan, masa iya kita akhirnya tak ada masa depannya," terang mahasiswa tersebut. Sedangkan mahasiswa Fakultas Marketing mengungkapkan, sejauh ini pihak kampus belum sepenuhnya menjelaskan kepada mahasiswa dan orangtua mahasiswa bahwa semua akan berjalan baik-baik saja.

“Mereka mengadakan pertemuan dan mengirim surat edaran bahwa semua informasi yang beredar perihal sengketa lahan adalah tidak benar. Melalui surat edaran itu, pihak kampus juga minta agar orangtua mahasiswa meyakini bahwa kampus akan tetap beroperasi dan tidak akan bangkrut dan tidak boleh memberikan komentar kepada pihak luar,” ungkapnya.

Dia mengaku, informasi yang disampaikan adalah bahwa ada sengketa lahan antara salah satu perusahaan ternama dengan SGU. “Tapi versinya beda-beda, ada yang bilang SGU utang sama perusahaan itu, ada juga yang bilang SGU enggak salah. Masing-masing fight, saya enggak ngerti siapa yang benar, siapa yang salah," tuturnya.

Adapun dalam surat edaran yang diberikan pihak SGU per tanggal 4 Februari 2016 lalu, kampus mengancam akan melaporkan siapapun pihak eksternal yang dianggap melakukan upaya pencemaran nama baik terhadap rumor sengketa lahan ini. Ancaman itu juga berlaku bagi orangtua mahasiswa.

"Judulnya menanggapi tulisan yang beredar di internet. Suratnya dikirim via email," tandasnya. Hingga berita ini dimuat belum ada konfirmasi resmi dari manajemen SGU. Sindonews.com, telah menghubungi pihak SGU melalui nomor 021-30450045 untuk mengonfirmasi soal kekhawatiran orangtua mahasiswa.

Namun, ketika diarahkan untuk bicara langsung dengan operator, sambungan telepon sengaja diputus.
(whb)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Kemhan Sebut Insiden...
Kemhan Sebut Insiden Bus Dinas yang Diduga Kabur usai Tabrak Ojol Diselesaikan secara Damai
16 menit yang lalu
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
35 menit yang lalu
Hati-hati! Ada Perbaikan...
Hati-hati! Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek
1 jam yang lalu
Menuju Smart City Tanpa...
Menuju Smart City Tanpa Kertas, Mengurai Masalah Dokumen Ganda dan Sampah di Kota Bandung
1 jam yang lalu
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
3 jam yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
3 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved