Psikolog: Indonesia Darurat Kekerasan Seksual

Kamis, 12 Mei 2016 - 18:05 WIB
Psikolog: Indonesia...
Psikolog: Indonesia Darurat Kekerasan Seksual
A A A
DEPOK - Psikolog Universitas Pancasila (UP) Aully Grashinta menilai, saat ini Indonesia mengalami darurat kekerasan seksual sama dengan darurat narkoba. Mengenai hukum kebiri, dinilai bukan jalan keluar terbaik karena lebih pada hukuman fisik semata.

Menurutnya, ini hanya sebagai fenomena gunung es dari kasus yang lebih besar. Masalah kekerasan seksual tidak hanya terkait dengan moral. Tapi masalah yang jauh lebih besar daripada itu. "Yaitu faktor pendidikan, ekonomi, agama, kesehatan jiwa bahkan struktur sosial masyarakat," kata Shinta, Kamis (12/5/2016).

Dikatakan, pengebirian sebenarnya bukan solusi yang cukup efektif karena pengebirian lebih pada punishment fisik. Masalah dorongan seksual tidak terselesaikan begitu saja.

Masalah dorongan seksual lebih dapat diselesaikan secara positif, misalnya dengan kegiatan yang secara psikologis membuatnya lebih aktif. Penyaluran dorongan seksual yang tepat yaitu menikah, melakukan hubungan seksual yang sehat dengan pasangan legal.

"Banyak pelaku pemerkosaan yang secara psikologis dan fisik tidak aktif secara positif. Misalnya pengangguran, tidak menyalurkan seluruh energinya untuk melakukan hal yang positif akhirnya dorongan seksual menjadi menguasai pikiran," ungkapnya.

Pendidikan moral memang harus diakui saat ini lemah. Banyak masyakarakat awam yang tidak memahami dan memiliki tujuan hidup yang jelas sehingga perilaku juga tidak mendukung ke arah yang lebih positif.

Pembangunan karakter seperti menghargai orang lain baik wanita ataupun pria, memahami mana yang benar dan salah baik secara sosial maupun agama saat ini memang semakin tak diperhatikan.

Selain itu juga efek jera dari hukuman tidak pernah transparan. Artinya tidak banyak masyarakat yang tahu apa yang terjadi dengan kasus kasus pencabulan/pemerkosaan sebelumnya.

"Eksposurenya lebih menunjukkan bahwa pelaku mendapat ganjaran yang biasa-biasa saja," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
Kejahatan Seksual
Kejahatan Seksual
Kembali Marak, Negara...
Kembali Marak, Negara Harus Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual
Dunia Marah pada Festival...
Dunia Marah pada 'Festival Pemerkosaan' Ini: Sekelompok Pria Telanjangi Perempuan di Siang Bolong
Benjamin Mendy Ketakutan...
Benjamin Mendy Ketakutan di Penjara dengan Pelaku Kejahatan Seksual
Kenali Sex Grooming...
Kenali Sex Grooming dan Modusnya, Jangan Malah Jadi Korban
Korban Pelecehan Seksual,...
Korban Pelecehan Seksual, Kriminolog: Karena Goncangan Jiwa NF Melakukan Kejahatan
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
28 menit yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
8 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved