Aneh, Versi Polda Sulut Gadis Manado Tak Diperkosa 19 Pria

Senin, 09 Mei 2016 - 15:58 WIB
Aneh, Versi Polda Sulut...
Aneh, Versi Polda Sulut Gadis Manado Tak Diperkosa 19 Pria
A A A
MANADO - Direskrimum Polda Sulut Kombes Pol Pitra Ratulangi membeberkan kronologis kejadian pemerkosaan gadis Manado yang diduga dilakukan 19 pria.

Dikatakan, kasus tersebut pertama dilaporkan di Polresta Manado pada 30 Januari 2016. "Kemudian setelah melakukan penyelidikan dua Minggu kemudian dilimpahkan ke Polda Sulut dengan alasan Tempat Kejadian Perkara (TKP) bukan di Manado," ujar dia saat melakukan jumpa pers, Senin (9/5/2016).

Lanjut dia, dari pemeriksaan beberapa saksi, awal mulanya korban dijemput temannya di salah satu hotel yang sebelumnya sudah membuat janjian di Gorontalo melakukan pesta narkoba. Kemudian berangkat ke Gorontalo dengan empat orang dengan mobil rental.

Sampai di Gorontalo kata Protra, mereka menginap di salah satu hotel dan disana sudah ditunggu oleh dua orang kemudian masuk ke kamar.

Dalam kamar telah terdapat alat-alat sabu berdasarkan keterangan saksi dan korban. Kemudian di dalam kamar datang lagi empat orang laki-laki, korban tidak kenal dengan mereka.

"Ketika menggunakan sabu bersama, korban memberontak ingin pulang di situ terjadi kegaduhan, pemilik hotel juga sudah tidak senang kemudian pindah hotel. Korban juga tidak mau untuk pindah hotel dan ditarik paksa," ujar dia.

Dia menjelaskan, ketika sampai di hotel lain tidak melakukan apa-apa hanya berkemas untuk kembali ke Manado.

Dalam perjalanan ke Manado terjadi ribut kemudian terjadi sedikit perkelahian mungkin itu yang berdasarkan hasil visum dengan tanda tanda kekerasan.

Kemudian selama perjalanan, korban tidak menggunakan celana dalam dan kondisi sedang haid, selama perjalanan saksi mengingatkan korban untuk memakai celana dalam. "Sehingga sampai di Kota Manado celana korban berlumuran darah dan diterima penjaga kos," jelas dia.

Dia menambahkan, dari hasil-hasil keterangan saksi dan visum menjelaskan bahwa tanda-tanda kekerasan secara kebidanan tidak ada, kemudian keterangan ahli dokter dalam kemaluan korban tidak ada sperma.

"Jadi menarik kesimpulan sampai detik ini tidak ada unsur pemerkosaan, korban pun tidak menjelaskan di perkosa, " pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
86 Perempuan Diperkosa...
86 Perempuan Diperkosa Setiap Hari di India, Negara Dinilai Melakukan Pembiaran
Miris! Pelaku Pemerkosaan...
Miris! Pelaku Pemerkosaan Tak Ditangkap, Korban Justru Dilaporkan Balik ke Polisi
Gadis 14 Tahun Diperkosa...
Gadis 14 Tahun Diperkosa Dua Orang Pria Secara Bergilir Dalam Mobil
Lihat Istri Tetangga...
Lihat Istri Tetangga Pakai Handuk, Buruh di OKU Nafsu Lakukan Pemerkosaan
Tak Terima Istrinya...
Tak Terima Istrinya Dirudapaksa, YL Habisi Nyawa Keponakannya
Salahkan Pakaian Wanita...
Salahkan Pakaian Wanita atas Meningkatnya Kasus Pemerkosaan, PM Pakistan Dikecam
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
1 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
2 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved