Daop 1 Percepat Pembangunan Kereta Bandara

Sabtu, 23 April 2016 - 05:41 WIB
Daop 1 Percepat Pembangunan...
Daop 1 Percepat Pembangunan Kereta Bandara
A A A
JAKARTA - Daerah operasional (Daop) 1 PT KAI mengaku tengah mempercepat pembangunan kereta bandara. Sejumlah target yang dahulu direncanakan akan selesai pada tahun depan, mulai di kebut demi mempercepat agar kereta dapat beroperasi di akhir Desember 2016 nanti.

Manager Senior Coorporate Communication Daop 1 PT KAI, Bambang S Prayitno mengatakan, saat percepatan pembangunan telah dilakukan oleh pihaknya terhadap transportasi baru itu. Selain membangunan double track jalur kereta dari kawasan Stasiun Bandara ke Stasiun Tanah Tinggi, Tangerang. Dua stasiun pun telah disiapkan.

"Di Jakarta kami akan bangun Stasiun Sudirman baru, sementara di bandara, sudah ada pembangunan stasiun bandara oleh pihak Angkasapura II," ucap Bambang ketika dikonfirmasi, Jumat 22 April 2016. (Baca: Kereta Bandara Soekarno-Hatta Ditarget 2017)

Saat ini, kata Bambang, pembangunan kereta bandara telah memasuki tahap baru. Pembangunan double track telah mencapai 30-40%, sementara pembebasan lahan telah mencapai sekitar 58%. Sedangkan pembangunan stasiun Sudirman baru yang jaraknya hanya kurang dari 500 meter dari stasiun Sudirman lama masih dalam proses, setelah lahan dikawasan itu sudah di bebaskan dan dibayarkan ganti ruginya.

"Yah semoga saja tahun ini semua telah selesai, kami optimis, tahun bisa digunakan," ucap Bambang.

Tak hanya membangun dua stasiun baru, beberapa stasiun lainnya, yakni, Manggarai, Tanah Abang, Duri dan Batu Ceper telah dikembangkan. Rencananya di beberapa stasiun itu, beberapa peron akan ditambah demi menampung kereta menuju bandara agar nantinya tidak saling rebut dengan Kereta Commuter Jakarta (KCJ) yang telah lebih ada.

Bambang melanjutkan, di pembangunan kereta bandara, tidak hanya melibatkan Daop 1 dan PT KAI, sejumlah intansi seperti pemerintah pusat yang di wakili oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pemda Provinsi Banten, Pemkot Tangerang, dan PT Railink dilibatkan dari pembangunan yang diperkirakan akan mencapai jarak tempuh sekitar 37,65 kilometer ini.

"Startnya dari Stasiun Manggarai dari bandara, namun jalur baru (eksisting) akan di buka di kawasan Stasiun Batu Ceper," jelasnya.

Secara detail, Bambang menjelaskan, nantinya dari stasiun Batu Ceper sampai dengan stasiun di Bandara Soetta (M1) sepanjang jalur kereta akan memiliki total luas sekitar 12,3 KM, dengan rincian, milik masyarakat 109.400 m2, Milik PT.Angkasa Pura 94.826 m2, dan Fasum 8.054 m2 dan ada 846 bidang lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan jalur ini.
(mhd)
Berita Terkait
Daftar Terbaru Bandara...
Daftar Terbaru Bandara Internasional di Indonesia: 17 Bandara Turun Kelas
Target Penyelesaian...
Target Penyelesaian Bandara Dhoho di Kediri pada Akhir Tahun 2023
Bikin Ngilu, Inilah...
Bikin Ngilu, Inilah 5 Bandara Paling Berbahaya di Dunia!
Warga Jogja Bakal Dapat...
Warga Jogja Bakal Dapat Kado HUT RI ke-76, Apa Itu?
Proyek Bandara Kediri...
Proyek Bandara Kediri Dimulai, Pemerintah Gandeng Gudang Garam
Berkat Digitalisasi,...
Berkat Digitalisasi, Bandara Soetta Naik Peringkat ke-35 Bandara Terbaik Dunia
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
1 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
1 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
3 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
3 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
5 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
5 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved