Jutaan Ikan di Aliran Tailing PT Freeport Mati, Baunya Busuk Sekali

Rabu, 20 April 2016 - 10:50 WIB
Jutaan Ikan di Aliran...
Jutaan Ikan di Aliran Tailing PT Freeport Mati, Baunya Busuk Sekali
A A A
TIMIKA - Matinya jutaan ikan di aliran tailing milik PT Freeport, tepatnya di pelabuhan Port Site milik PT Freeport, Timika-Papua, masih menyisakan tanda tanya dan sejumlah spekulasi.

Masyarakat Pulau Karaka dan sekitar yang dekat dengan lokasi menduga, matinya jutaan ikan di kawasan itu berkaitan dengan aliran tailing yang memang menggunakan kali-kali di sekitar muara pantai Amamapare.

Salah satu Ketua Lemasko (Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro) Gergerius Okoare meminta Freeport dan Pemda Mimika memberi penjelasan sekaligus tanggung jawab moral dan sosial kepada warga sekitar.

"Kondisi ini sudah mengancam mata pencarian masyarakat suku Kamoro yang mendiami wilayah tersebut. Pihak Freport bilang ini fenomena alam akibat perubahan iklim, tapi kenapa di wilayah lain ini tidak terjadi," katanya, Rabu (20/4/2016).

Anehnya lagi, setelah beberapa hari kejadian tidak ada respon apapun yang dilakukan pihak perusahaan. Padahal, kejadian ini persis di aliran tailing yang selama ini menggunakan kali-kali yang bermuara di laut Arafuru.

Hal senada diungkapkan tokoh pemuda sekitar Thomas Too. Menurutnya, kematian jutaan ikan itu telah sangat menganggu masyarakat sekitar. Terutama ekonomi warga yang biasa mencari nafkah dari mencari ikan.

"Semua mati, ikan kecil dan besa, udang semua mati. Baunya busuk sekali. Masyarakat tidak bisa mencari ikan," terangnya.

Banyak yang menduga, matinya ikan ini pengaruh ditutupnya beberapa kali-kali besar oleh PT Freeport dengan alasan untuk menahan lajunya aliran tailing ke kawasan pelabuhan Port Site yang bisa menyebabkan pendangkalan.

Salah satu kali besar yang saat ini sudah ditimbun dan diputuskan alirannya adalah kali Yamaima dan penutupan kali ini akan terus berlanjut, karena pengendapan tailing kian hari kian meningkat.
(san)
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
5 jam yang lalu
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
5 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
7 jam yang lalu
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
7 jam yang lalu
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
7 jam yang lalu
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
8 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved