Perampok Sadis Aniaya Pembantu dan Anak Dokter hingga Kritis

Rabu, 13 April 2016 - 19:22 WIB
Perampok Sadis Aniaya...
Perampok Sadis Aniaya Pembantu dan Anak Dokter hingga Kritis
A A A
PALEMBANG - Seorang perampok bengis menyasar rumah dr Riliani Astuti, di Jalan Letjen Harun Sohar, No 2085, RT 029/017, tepatnya di depan showrum mobil Mazda.

Dalam peristiwa itu, dua orang pembantu rumah tangga dan seorang bocah laki-laki terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit, karena mengalami luka serius di bagian kepala.

Perampokan ini baru diketahui sekitar pukul 9.15 Wib oleh tetangga rumah Ipit (46). Saat itu, Ipit melihat pembantu rumah dr Riliani Astuti, bernama Ana (18) keluar rumah dengan kepala berlumuran darah seraya meminta tolong.

Namun, kata Ipit, dirinya tak mengetahui persis kejadian itu. Sebab, dia tidak terdengar suara gaduh dan teriakan dari dalam rumah tersebut.

"Dia (Ana) keluar rumah dan meminta tolong, katanya ada perampok. Kondisinya berlumuran darah dan jalannya sempoyongan. Saat itu, kami bersama warga langsung menolongnya," kata Ipit, Rabu (13/4/2016).

Bukan hanya Ana, pembantu lainnya yakni Iyum (46) dan Faqih (11), anak korban juga mengalami luka serius, lantaran diduga dianiaya pelaku.

"Kondisinya sama, luka di kepala. Bahkan Faqih anak dr Riliani mengalami luka di sekitar telinga. Cukup parah lukanya. Kemungkinan karena dipukul pelaku. Kami langsung larikan mereka ke rumah sakit terdekat," ungkapnya.

Mendapat kabar rumahnya disatroni rampok, dr Riliani yang saat itu sedang berada di Kota Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, langsung pulang ke Palembang.

Namun saat awak media mencoba menggali informasi, dr Riliani enggan menceritakan terlalu banyak. "Saya juga tidak tahu seperti apa kejadiannya. Dua pembantu dan satu orang anak saya mengalami luka-luka," tegasnya.

Untuk kerugian yang dideritanya, dr Riliani belum mengetahuinya. "Saya belum bisa memastikan barang apa saja yang hilang. Saya masih mengurusi anak dan pembantu saya dulu yang ada di rumah sakit," terangnya.

Sementara itu, Ali (33), adik dari dr Riliana mengungkapkan, menurut cerita dari salah seorang pembantunya, pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat tembok belakang rumah.

"Menurut pembantu kami, Ana, saat itu dia lagi menjemur pakaian. Pelaku ini tiba-tiba sudah ada di belakang rumah dan langsung memukulnya," ungkapnya.

Ali mengatakan, saat itu kondisi di dalam rumah hanya ada dua orang pembantu dan dua orang anak dr Riliani.

"Suami kakak saya kerja di Muara Enim. Di rumah cuma ada pembantu dan dua anaknya. Hanya anak laki-lakinya saja yang di pukuli. Sementara anak perempuannya tidak apa-apa. Sekarang korban luka masih dirawat di IGD RS RK Charitas," katanya.

Terlihat di kediaman dr Riliani, darah segar masih menempel di dinding dan lantai rumah korban. Pelaku juga saat itu sempat mengacak-acak kediaman korban untuk mencari barang berharga.

Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini. "Sudah dilakukan olah TKP. Kami masih lakukan penyelidikan. Dugaannya pencurian, pelaku masuk ke rumah melalui belakang rumah dengan menggunakan kayu gelam," singkat polisi.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Lumpuhkan Karyawan Minimarket,...
Lumpuhkan Karyawan Minimarket, Pria di Bogor Ditangkap Polisi
Berita Terkini
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
1 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
8 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
9 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
9 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
9 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved