Ini Kata Kapolres Soal Peredaran Blue Saphire di Tangsel
Sabtu, 09 April 2016 - 05:12 WIB
Ini Kata Kapolres Soal Peredaran Blue Saphire di Tangsel
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Polisi berjanji tidak akan tinggal diam dengan adanya peredaran secara luas minuman yang efeknya mirip ekstasi, yakni Blue Saphire. Hal itu dikatakan Kapolres Kota Tangsel, AKBP Ayi Supardan.
"Ya kalau itu narkoba kami tidak akan tinggal diam, tapi saya baru dengar. Apa itu Blue Saphire? Apa bentuknya, minuman atau pil?" tanyanya di Tangerang Selatan, Jumat 8 April 2016.
Kemudian setelah dijelaskan bahwa bentuknya seperti minuman dengan jumlah seteguk, harga mahal dan di Makassar telah ditetapkan sebagai cairan narkoba, dia mengaku, selama mengikuti berita di Makassar tidak melihat ada kalimat Blue Saphire atau BS.
"Saya sih baca di media soal itu yang di Makassar, tapi bukan Blue Saphire ah. Kan yang di Makassar positif, katanya tadi kalau Blue Saphire yang ada di Tangsel tidak bisa positif," terangnya.
Meski begitu, polisi akan segera melakukan tahap penyelidikan dengan menurunkan Satuan Narkoba untuk mengetahui kebenarannya. (Baca: Blue Saphire Cairan Narkoba Diduga Dijual Bebas di Tangsel)
"Saya juga harus tahu itu, saya harus seliki dulu nanti akan diperiksa dari orang forensik. Sebab kalau yang di Makassar itu kan positif," katanya.
Dia mengaku akan segera memerintahkan Satuan Narkoba untuk menyelidiki karena dirinya menganggap anak muda lebih tahu soal trend narkoba. "Saya akan tanya dulu kasat narkoba ya, karena ini mesti tahu dia, kalau anak muda ya tau sepertinya," katanya.
"Ya kalau itu narkoba kami tidak akan tinggal diam, tapi saya baru dengar. Apa itu Blue Saphire? Apa bentuknya, minuman atau pil?" tanyanya di Tangerang Selatan, Jumat 8 April 2016.
Kemudian setelah dijelaskan bahwa bentuknya seperti minuman dengan jumlah seteguk, harga mahal dan di Makassar telah ditetapkan sebagai cairan narkoba, dia mengaku, selama mengikuti berita di Makassar tidak melihat ada kalimat Blue Saphire atau BS.
"Saya sih baca di media soal itu yang di Makassar, tapi bukan Blue Saphire ah. Kan yang di Makassar positif, katanya tadi kalau Blue Saphire yang ada di Tangsel tidak bisa positif," terangnya.
Meski begitu, polisi akan segera melakukan tahap penyelidikan dengan menurunkan Satuan Narkoba untuk mengetahui kebenarannya. (Baca: Blue Saphire Cairan Narkoba Diduga Dijual Bebas di Tangsel)
"Saya juga harus tahu itu, saya harus seliki dulu nanti akan diperiksa dari orang forensik. Sebab kalau yang di Makassar itu kan positif," katanya.
Dia mengaku akan segera memerintahkan Satuan Narkoba untuk menyelidiki karena dirinya menganggap anak muda lebih tahu soal trend narkoba. "Saya akan tanya dulu kasat narkoba ya, karena ini mesti tahu dia, kalau anak muda ya tau sepertinya," katanya.
(mhd)