Polisi Ringkus Dua Pemuda Bertato di Tanah Abang

Jum'at, 25 Maret 2016 - 11:58 WIB
Polisi Ringkus Dua Pemuda...
Polisi Ringkus Dua Pemuda Bertato di Tanah Abang
A A A
JAKARTA - Polisi meringkus dua pemuda bertato lantaran merampok penumpang bus Transjakarta bernama Nursheila Akmad di Pavilion Pondok Indah, Halte Busway, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dua pelaku itu berinisial AF dan PM, kini polisi tengah memburu dua pelaku lainnya.

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Agus Rizal mengatakan, peristiwa itu terjadi pada beberapa waktu lalu. Saat itu, korban baru turun dari bus Transjakarta di Pavilion Pondok Indah, tepat di sebuah halte busway. Korban pun menelfon keluarganya agar dijemput di halte itu. Namun, tiba-tiba saja empat orang tak dikenal memepetnya.

"Pelaku menodongkan pisau ke arah korban, meminta agar semua barang berharga sekaligus handphonenya itu diserahkan ke mereka (pelaku)," ujarnya di Jakarta, Jumat (25/3/2016).

Masih dalam kondisi kaget, kata Agus, pelaku merampas handphone korban. Sadar alat komunikasinya itu dirampok, korban sontak berteriak meminta tolong. Lantaran takut melihat warga sudah berkerumun, empat bandit jalanan itu kabur.

"Saat itu, korban melihat plat motor tersangka yakni yang bernopol B 6364 PYG dengan jenis motor Yamaha Mio J berwarna biru," terangnya.

Lantas, kata Agus, polisi melakukan pelacakan pada plat nomor tersebut hingga diketahui kalau motor tersebut milik salah satu tersangka. Polisi pun memburu tersangka tersebut dan mengetahui kalau tersangka merupakan seorang juru parkir mal dan tukang tambal ban yang ada di Jakarta Pusat.

"Kami melakukan penangkapan terhadap tersangka AF dan PM semalam di Tanah Abang, Jakarta Pusat tempatnya bekerja. Saat ditanyai, tersangka mengaku baru sekali ini beraksi," imbuhnya.

Kini, kedua perampok itu dijebloskan ke tahanan Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman penjaranya di atas tujuh tahun. Sedang dua tersangka lainnya tengah diburu polisi.

Sementara itu, salah satu tersangka berinisial AF mengaku nekat melakukan aksinya lantaran membutuhkan uang untuk membeli minuman keras. Pasalnya, mereka merupakan preman jalanan yang kerap nongkrong. "Kepepet buat itu (mabuk) dan foya-foya," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Ini Tampang 3 Perampok...
Ini Tampang 3 Perampok Bersenpi di Cilacap saat Dihadirkan di Polda Jateng
Begini Tampang Perampok...
Begini Tampang Perampok Toko Gadai di Jagakarsa yang Apes Dikepung Warga
Polisi Bekuk Komplotan...
Polisi Bekuk Komplotan Perampok Toko Emas Bersenjata Api di Blora
Perampok Gasak Gerai...
Perampok Gasak Gerai Piaget Paris, Perhiasan Ratusan Miliar Raib
Polisi Gelar Reka Ulang...
Polisi Gelar Reka Ulang Aksi Perampokan Setengah Miliar di Semarang
Peluru Serse Polsek...
Peluru Serse Polsek Belawan Jebol Kaki Perampok Eks Mantan Napi Asimilasi
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
1 jam yang lalu
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
6 jam yang lalu
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
6 jam yang lalu
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
6 jam yang lalu
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
8 jam yang lalu
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved