Satpol PP Banjar Amankan Pengemis Berpenghasilan Rp700 Ribu Sehari
Selasa, 22 Maret 2016 - 17:20 WIB
Satpol PP Banjar Amankan Pengemis Berpenghasilan Rp700 Ribu Sehari
A
A
A
BANJAR - Satpol PP Kota Banjar dibuat kaget saat melakukan Operasi Bhakti Praja dengan sasaran para pengemis, gelandangan, dan pengamen di seputaran Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (22/3/2016).
Aparat berhasil mengamankan lima orang pengemis yang sering mangkal di pusat keramaian di Banjar. Seorang di antaranya, Ade, merupakan pengemis dengan penghasilan Rp700.000 per hari, bahkan memiliki tabungan di koperasi dengan nominal mencapai Rp19.000.000.
"Lima orang pengemis dan gelandangan berhasil diamankan di perempatan lampu merah jalan Didi Kartasasmita," ujar Kasatpol PP Kota Banjar Yayan Herdiaman seusai operasi.
Pihaknya cukup kaget, setelah menginterogasi dan menggeledah salah seorang pengemis yang memiliki uang dalam bentuk tabungan sebesar hampir Rp20 juta, juga Rp2.000.000 yang belum sempat ditabung dan disimpan dalam kantong, serta uang recehan hasil mengemis sebanyak Rp300.000.
"Kita baru pertama kali di Banjar ini mendapatkan pengemis dengan memiliki uang banyak, pengemis kaya. Tentu kita akan tindaklanjuti dan kita beri pembinaan," ujarnya.
Para pengemis kemudian diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak kembali mengemis. Apabila kembali mengemis, mereka akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Aparat berhasil mengamankan lima orang pengemis yang sering mangkal di pusat keramaian di Banjar. Seorang di antaranya, Ade, merupakan pengemis dengan penghasilan Rp700.000 per hari, bahkan memiliki tabungan di koperasi dengan nominal mencapai Rp19.000.000.
"Lima orang pengemis dan gelandangan berhasil diamankan di perempatan lampu merah jalan Didi Kartasasmita," ujar Kasatpol PP Kota Banjar Yayan Herdiaman seusai operasi.
Pihaknya cukup kaget, setelah menginterogasi dan menggeledah salah seorang pengemis yang memiliki uang dalam bentuk tabungan sebesar hampir Rp20 juta, juga Rp2.000.000 yang belum sempat ditabung dan disimpan dalam kantong, serta uang recehan hasil mengemis sebanyak Rp300.000.
"Kita baru pertama kali di Banjar ini mendapatkan pengemis dengan memiliki uang banyak, pengemis kaya. Tentu kita akan tindaklanjuti dan kita beri pembinaan," ujarnya.
Para pengemis kemudian diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan untuk tidak kembali mengemis. Apabila kembali mengemis, mereka akan ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.
(zik)