Bunga Raflesia Kembali Ditemukan di Bukit Batu Tabir

Rabu, 16 Maret 2016 - 19:56 WIB
Bunga Raflesia Kembali...
Bunga Raflesia Kembali Ditemukan di Bukit Batu Tabir
A A A
ANAMBAS - Bunga Raflesia yang disebut bunga langka ternyata dengan mudah ditemukan di Bukit Batu Tabir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas. Bunga bangkai sebutan lain untuk Raflesia sudah tiga kali ini ditemukan di Anambas.

Salah satu staf Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemkab Anambas, Teddy Mardiantoro menemukan Bunga Raflesia sekitar 40 meter dari penemuan beberapa hari lalu oleh petugas Polhut.

"Lokasinya tidak jauh dari penemuan pertama. Kami memang naik gunung untuk meninjau perkembangan Bunga Raflesia yang ditemukan pertama. Tak disangka sekitar 40 meter dari lokasi itu kami temukan lagi Bunga Raflesia bahkan ada yang sedang kembang diatas pohon," kata Teddy kepada sejumlah wartawan, Rabu (16/3/2016).

Teddy menambahkan, dirinya bersama dengan rekannya berangkat Sabtu 13 Maret lalu untuk meninjau lokasi namun saat itu mereka mengelilingi bukit dan tak disangka malah menemukan bunga bangkai lainnya.

Menurutnya bunga bangkai banyak ditemukan di sekitar lokasi namun masih kuncup tapi sebagian tidak mengembang.

"Yang masih kuncup banyak. Ada juga bunga itu tidak mengembang, kuncup saja setelah itu layu. Hal ini sudah kami laporkan kepada pimpinan untuk mengambil langkah selanjutnya," katanya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Pemkab Anambas, Catharina mengaku sudah melaporkan temuan tersebut kepada Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Provinsi Kepri.

Pihaknya juga berharap temuan ini merupakan temuan langka untuk daerah lain ternyata mudah ditemukan di Anambas.

"Temuan sudah kita sampaikan kepada Bupati dan BKSDA Provinsi Kepri. Kemungkinan nanti lokasi ini akan mendapat perhatian khusus karena bunga bangkai ini termasuk langka," ujar Catharina, Rabu (16/3/2016).

Sebelumnya, dua orang Polisi Kehutanan (Polhut) menemukan empat bentuk bunga Raflesia namun lokasinya berdekatan.

Polhut Dinas Pertanian dan Kehutanan (Distanhut), Arifin mengatakan, penemuan bunga Ralesia tersebut tidak sengaja.

Saat itu dirinya bersama dengan seorang rekannya dan warga sipil berencana hendak memancing ikan lele disekitar Batu Tabir, Desa Tarempa Barat, Siantan.

"Awalnya kami bertiga hendak memancing ikan lele. Saya bersama dengan Adi (Polhut) juga ada satu warga kampung. Ketika berada disekitar sungai Adi memanggil saya dan melihat ada beberapa ukuran bunga Raflesia," ujar Arifin.

Ketika melihat bunga itu, kata Arifin, sepertinya sudah ada perasaan sejak hendak berangkat dari rumah. Saat itu dirinya membawa GPS dan kamera dan biasanya jika saat bulan ini bunga tersebut sedang berkembang dan banyak ditemukan.

Arifin menambahkan, bunga yang ditemukan kali ini ada tiga bentuk. Ada yang lagi mekar, proses pemekaran dan buah.

Kalau yang mekar baru ditemukan kali ini,tetapi buah nya banyak ditemukan dihutan. Titik koordinat Bunga Raflesia itu ditemukan Hutan Produksi Terbatas (HPT) N:03 derajat 11 derajat 16,2 derajat kawasan lindung.

"Biasanya kalau yang masih kuncup sering digunakan oleh masyarakat sebagai obat. Dikeringkan dulu lalu direbus, biasanya orang yang baru melahirkan yang pakai obat itu," katanya.

Menurut Arifin bunga tersebut tidak berbau, yang membuat bunga itu bau bangkai karena memiliki cairan yang sangat disukai hewan.

Biasanya bunga mekar itu tidak bertahan lama, paling lama dua minggu setelah itu langsung layu dan busuk.

"Kalau disini warga biasanya menamai bunga itu, Bunga Padma. Bunganya tidak bau, biasanya bau karena ada bangkai hewan yang masuk dan mati di dalam bunga itu," katanya.
(sms)
Berita Terkait
Seorang Ibu Hamil dan...
Seorang Ibu Hamil dan Melahirkan dalam Waktu Satu Jam
Bocah Gemar Hirup Aroma...
Bocah Gemar Hirup Aroma Bensin Motor di Cilegon Banten
Makam Dicat Warna-warni...
Makam Dicat Warna-warni Bagaikan Pelangi
Viral, Pisang Tumbuh...
Viral, Pisang Tumbuh di Atas Pohon Pisang yang Mati
Heboh, Anak Ikan Hiu...
Heboh, Anak Ikan Hiu Berwajah Manusia Ditangkap Nelayan Rote
Ajaib! Wanita dengan...
Ajaib! Wanita dengan 2 Vagina, Uteri dan Serviks Lahirkan Bayi Lucu
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
9 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
15 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
25 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
35 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved