Tak Digubris Minta Surat Cerai, Sulaeman Bacok Mantan Mertua

Selasa, 15 Maret 2016 - 16:26 WIB
Tak Digubris Minta Surat...
Tak Digubris Minta Surat Cerai, Sulaeman Bacok Mantan Mertua
A A A
GARUT - Nurodin (63), warga Kampung Neglasari, Desa Wangunjaya, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, dilarikan ke RSUD dr Slamet, Garut.

Pria renta tersebut menjadi Korban pembacokan mantan menantunya bernama Sulaeman, warga Kampung Pasirgaru, Desa Garumukti, Kecamatan Pakenjeng.

Akibat pembacokan itu, Nurodin mengalami luka tebas yang mengakibatkan pendarahan hebat di bagian punggungnya. Tokoh masyarakat Kecamatan Pakenjeng Ade Manadin mengatakan, pembacokan itu bermula saat Sulaeman meminta surat cerai kepada Nurodin.

"Pembacokan itu terjadi sehabis Magrib atau Senin 14 Maret 2016 petang. Korban yang baru pulang bekerja menyabit rumput sedang makan di rumahnya, tiba-tiba didatangi Sulaeman meminta surat cerai. Karena tidak digubris, pelaku membacok korban dengan sebilah golok," kata Ade, Selasa (15/3/2016).

Beruntung peristiwa pembacokan ini diketahui oleh anak laki-laki Nurodin. Ia kemudian menyelamatkan Nurodin untuk membawanya ke Puskesmas terdekat.

"Anak Nurodin yang mengetahui kejadian itu langsung melerai dan menyelamatkannya. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Pakenjeng, namun karena peralatan yang terbatas, ia dirujuk pihak puskesmas ke IGD RSUD dr Slamet Garut," ujarnya.

Ade memaparkan, Sulaeman sendiri berhasil ditangkap aparat kepolisian Sektor Pakenjeng beberapa jam kemudian. Sebilah golok yang menjadi barang bukti pun telah diamankan.

"Sulaeman sudah mendekam di kantor Polsek. Dia ditangkap pada malam hari setelah kejadian membacok Nurodin. Sulaeman ini merupakan mantan menantu Nurodin yang telah cerai dari anak perempuannya dua tahun lalu," ucapnya.

Sementara itu, Nurodin mengaku tak menyangka bila mantan menantunya ini akan berbuat nekat dengan membacoknya. Sebab selama ini ia mengenal pelaku sebagai seorang pribadi yang baik.

"Saya mengenal dia sebagai orang baik. Namun karena perbuatannya, saya meminta agar pihak berwajib memberi hukuman yang setimpal, agar tidak timbul korban di kemudian hari," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan oleh Anak DPR RI Terhadap DSA
Nikita Mirzani Jalani...
Nikita Mirzani Jalani Sidang Tuntutan Kasus Penganiayaan Terhadap Mantan Suaminya
Bak Ayam Sakit, Ini...
Bak Ayam Sakit, Ini Tampang Pelaku Pemukulan Anak Politisi PDIP Indah Kurnia Usai Menyerahkan Diri
Penangkapan Tersangka...
Penangkapan Tersangka Penganiayaan Wartawan di Kupang
Sadis! Bocah Tewas Dibanting...
Sadis! Bocah Tewas Dibanting Pacar Ibunya karena Rewel saat Sakit
Pria di Palmerah Penganiaya...
Pria di Palmerah Penganiaya Anak Kekasihnya hingga Tewas Ditangkap
Berita Terkini
Kunjungi Candi Prambanan,...
Kunjungi Candi Prambanan, Prabowo Pamerkan Mahakarya Peradaban Dunia ke PM Modi
7 menit yang lalu
Dukung Perubahan Nama...
Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat, PAN: Aspirasi Masyarakat Harus Dihormati
18 menit yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer Mengarah ke Hulu Kali Boyong
31 menit yang lalu
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Tiba di Prambanan Disambut Tari Klasik Rama Shinta
1 jam yang lalu
Oknum Polisi yang Siksa...
Oknum Polisi yang Siksa Istri Siri Pernah Disidang Etik
2 jam yang lalu
Bocah Perempuan di Bekasi...
Bocah Perempuan di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar, Polisi Sita Proyektil
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved