Pemerintah Didesak Dirikan Lembaga Donor Organ dan Komite Etik

Minggu, 13 Maret 2016 - 17:54 WIB
Pemerintah Didesak Dirikan...
Pemerintah Didesak Dirikan Lembaga Donor Organ dan Komite Etik
A A A
ÝOGYAKARTA - Puluhan komunitas di Yogyakarta menolak jual-beli ginjal dan mendesak pemerintah untuk mendirikan Lembaga Donor Organ dan Komite Etik. Pernyataan itu disampaikan di acara Charity Fun Run dalam rangka Hari Peringatan Ginjal Sedunia di Lapangan GSP UGM, Minggu (13/3/2016) pagi.

Menurut Tika Musfita, ketua panitia sekaligus salah satu penggagas acara itu, lahirnya Lembaga Donor Organ dan Komite Etik di Indonesia akan berdampak positif bagi perkembangan cangkok organ dan jaringan, khususnya organ ginjal.

Lebih lanjut lagi, perempuan muda yang sudah dua tahun cuci darah ini menyatakan, dengan adanya lembaga tersebut proses transplantasi ginjal diatur dengan sebaik mungkin dan akan menghindari terjadinya perdagangan ginjal.

"Lembaga itu juga akan mengurusi donor ginjal mati. Hal ini akan meningkatkan jumlah organ ginjal untuk cangkok ginjal," jelas Tika dalam siaran pers yang diterima Sindonews.

Dalam acara tersebut berhasil dihimpun dukungan tanda tangan dari peserta untuk sebuah petisi penolakan jual-beli ginjal dan desakan untuk membangun Lembaga Donor Organ dan Komite Etik.

"Kami akan mengirim petisi ini ke Komisi IX DPR RI sebagai bahan pertimbangan dalam menerapkan regulasi untuk cangkok ginjal," tegas Tika.

Ketika dimintai komentarnya tentang acara ini, dr Iri Kuswadi, ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PENEFRI) Yogyakarta menyatakan bahwa ini adalah langkah awal yang sangat positif dalam membangun fondasi pemikiran masyarakat dalam hal donor organ ginjal.

Beberapa komunitas yang berpartisipasi dalam terselenggaranya acara ini adalah Indonesian Kidney Donor, Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia, Hidup Ginjal Muda, Klub Peduli Ginjal Jogja, PENEFRI, Asian Medical Students Association, Rampoe UGM, dan Paguyuban CAPD.
(zik)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
12 menit yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
36 menit yang lalu
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
1 jam yang lalu
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
14 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
15 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
15 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved