Terduga Pelaku Pembunuh Siswi SMP di Gunungkidul Ditangkap
Jum'at, 11 Maret 2016 - 19:00 WIB
Terduga Pelaku Pembunuh Siswi SMP di Gunungkidul Ditangkap
A
A
A
GUNUNGKIDUL - Kasus penemuan mayat yang diketahui siswi salah satu SMP di Semanu, Gunungkidul bernama Elisa Ari Fitriyani (14) akhirnya terkuak.
Tim gabungan Satreskrim Polres Gunungkidul bersama Tim kejahatan dan kekerasan (Jatantras) Direskrimum Polda DIY berhasil mengamankan salah satu warga yang diduga pelaku pembunuhan tersebut.
Pria berinisial SB (43) yang merupakan warga Kretek, Bantul diamankan tim Jatantras Polda DIY pada Kamis 10 Maret 2016lalu. Dia langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Gunungkidul untuk menjalani pemeriksaan.
Meski demikian, polisi belum menetapkan SB sebagai tersangka. Dia masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus yang menghebohkan tersebut.
Wakil Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda DIY AKBP Djuhandhani Rahardjo mengungkapkan, pihaknya menangkap SB dengan dasar informasi awal yang kuat.
Meski mengelak ketika diperiksa, namun pihaknya sudah memiliki beberapa bukti berkaitan dengan keterlibatan SB dalam kasus tersebut.
"Salah satunya adalah bukti lemak darah yang menempel. Meski dia (terduga pelaku) masih mengelaknya," terangnya.
Dijelaskannya, pihaknya tidak gegabah dalam melakukan penangkapan. Untuk pembuktian lebih lanjut pihaknya sudah melimpahkan SB ke Polres Gunungkidul guna pemeriksaan lebih lanjut. "Kita tunggu tes DNA juga untuk memastikan, apakah sampel darah korban di tubuh SB," ulasnya.
Dijelaskannya, beberapa bukti yang berhasil dikumpulkan diantaranya adalah bercak darah yang menempel di celana dan helm SB.
Selain itu lanjutnya, berdasarkan hasil olah TKP diketahui sidik jari di TKP juga menyerupai sidik jari SB." Namun kita tunggu saja proses berikutnya," pungkasnya.
Tim gabungan Satreskrim Polres Gunungkidul bersama Tim kejahatan dan kekerasan (Jatantras) Direskrimum Polda DIY berhasil mengamankan salah satu warga yang diduga pelaku pembunuhan tersebut.
Pria berinisial SB (43) yang merupakan warga Kretek, Bantul diamankan tim Jatantras Polda DIY pada Kamis 10 Maret 2016lalu. Dia langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Gunungkidul untuk menjalani pemeriksaan.
Meski demikian, polisi belum menetapkan SB sebagai tersangka. Dia masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus yang menghebohkan tersebut.
Wakil Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda DIY AKBP Djuhandhani Rahardjo mengungkapkan, pihaknya menangkap SB dengan dasar informasi awal yang kuat.
Meski mengelak ketika diperiksa, namun pihaknya sudah memiliki beberapa bukti berkaitan dengan keterlibatan SB dalam kasus tersebut.
"Salah satunya adalah bukti lemak darah yang menempel. Meski dia (terduga pelaku) masih mengelaknya," terangnya.
Dijelaskannya, pihaknya tidak gegabah dalam melakukan penangkapan. Untuk pembuktian lebih lanjut pihaknya sudah melimpahkan SB ke Polres Gunungkidul guna pemeriksaan lebih lanjut. "Kita tunggu tes DNA juga untuk memastikan, apakah sampel darah korban di tubuh SB," ulasnya.
Dijelaskannya, beberapa bukti yang berhasil dikumpulkan diantaranya adalah bercak darah yang menempel di celana dan helm SB.
Selain itu lanjutnya, berdasarkan hasil olah TKP diketahui sidik jari di TKP juga menyerupai sidik jari SB." Namun kita tunggu saja proses berikutnya," pungkasnya.
(nag)