Polda Tangguhkan Penahanan Guru Pengancam Menteri Yuddy

Kamis, 10 Maret 2016 - 19:42 WIB
Polda Tangguhkan Penahanan...
Polda Tangguhkan Penahanan Guru Pengancam Menteri Yuddy
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menangguhkan penahanan Mashudi guru honorer asal Brebes, Jawa Tengah, yang mengancam Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi. Penangguhan diberikan lantaran adanya perdamaian di antara pelapor dan terlapor.

Direskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mujiyono mengatakan, penyelidikan kasus ancaman yang dilontarkan guru honorer terhadap Menteri PAN-RB, petugas bertindak dengan cepat menangkap pelaku di Brebes. Mujiyono pun bersyukur antaran dalam kasus tersebut kedua pihak melakukan upaya damai.

"Hari ini antara pelapor dan terlapor ada perdamaian. Pelapor mencabut laporannya, terlapor juga mengajukan permohonan penangguhan," kata Mujiyono pada wartawan, Kamis (10/3/2016).

Atas dasar itulah, lanjut Mujiyono, penyidik pun melakukan pertimbangan hingga akhirnya mengabulkan penangguhan penahanan Mashudi. Terkait proses hukumnya, penyidik akan membahasnya terlebih dahulu dengan semua pihak.

"Ini yang sangat bagus ada perdamaian. Tentunya sebagai penyidik akan pertimbangkan untuk kita tangguhkan penahanan. Artinya, kami kabulkan penangguhannya," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Polda Metro Jaya menciduk Mashudi dari kediamannya di Brebes, Jawa Tengah lantaran mengirim pesan singkat kepada Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi. Mashudi mengancam Yuddy karena kecewa lantaran sudah belasan tahun menjadi honorer namun hingga kini belum juga diangkat sebagai PNS.(Baca: Kirim Pesan Singkat ke Menteri Yuddy, Guru Honorer Diciduk Polisi)

Reza Falhevi sekretaris pribadi Menteri PAN-RB Yuddy Chirsnandi mencabut laporannya atas guru honorer Mashudi. Reza Fahlevi mencabut laporan tersebut di Polda Metro Jaya karena adanya jaminan dari mantan Menteri Pertanian era SBY Suswono.

Menurut Reza, Suswono telah bertemu dengan Menteri PAN-RB agar atasannya itu memaafkan perbuatan guru honorer tersebut (Baca: Dijamin Eks Menteri Era SBY, Guru Pengancam Menteri Yuddy Bebas)
(whb)
Berita Terkait
Tenaga Honorer R4 Gelar...
Tenaga Honorer R4 Gelar Aksi Damai di Jakarta, Tuntut Pengangkatan dan Afirmasi PPPK
Perbandingan Gaji Rata-Rata...
Perbandingan Gaji Rata-Rata Guru di Berbagai Negara
Menolak Diberhentikan,...
Menolak Diberhentikan, 300 Honorer Nakes 'Geruduk' Kantor Wali Kota Lhokseumawe
Aksi Unjuk Rasa Nakes...
Aksi Unjuk Rasa Nakes Honorer Tuntut Diangkat Jadi ASN
Datangi Kantor Bupati,...
Datangi Kantor Bupati, Tenaga Honorer Solok Selatan Minta Dimasukkan dalam Pendataan Kemenpan RB
Pemkab Wajo Perjuangkan...
Pemkab Wajo Perjuangkan Nasib Tenaga Honorer yang Lolos Seleksi CPNS 2013
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
3 jam yang lalu
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
4 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
5 jam yang lalu
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
6 jam yang lalu
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
6 jam yang lalu
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
7 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved