Gerhana Matahari Sebagian Terjadi di Bali, Ini Saran BMKG kepada Warga
Selasa, 08 Maret 2016 - 14:47 WIB
Gerhana Matahari Sebagian Terjadi di Bali, Ini Saran BMKG kepada Warga
A
A
A
DENPASAR - Warga Bali sebaiknya tidak melihat secara langsung Gerhana Matahari Sebagian (GMS) pada Rabu (9/3/2016) yang terjadi pada pukul 07.22 Wita hingga pukul 09.42 Wita.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Wilayah III Adyanto mengatakan, GMS ini lebih berbahaya dibandingkan dengan Gerhana Matahari Total (GMT).
"Kalau kita lihat GMS itu lebih berbahaya dibandingkan dengan GMT. GMS bisa merusak lapisan mata retina kita. Bahkan mata kita juga bisa kabur," ungkapnya, Selasa (8/3/2016).
Meskipun saat ini sudah ada kacamata yang bisa dipakai untuk melihat gerhana matahari, pihaknya tidak menganjurkan warga Bali melihat GMS.
"Kami sarankan lebih baik jangan melihat secara langsung. Selain itu sepertinya warga Bali tidak bisa melihat, pasalnya ada perayaan Nyepi. Kita tahu ketika Nyepi semua orang dilarang keluar," katanya.
Dia menjelaskan, GMS akan terjadi di wilayah Denpasar sekitar pukul 07.22 Wita hingga 09.42 Wita, dengan GMS sekitar 80 hingga 85 persen.
"Di Bali sendiri tidak mencapai Gerhana Matahari Total (GMT), hanya GMS saja. GMS di Bali mulai pada pukul 07.23 Wita. Puncak GMS terjadi pada 08.27 Wita dan akan berakhir sekitar 09.42 Wita," pungkasnya.
Pengamat Meteorologi dan Geofisika BMKG Wilayah III Adyanto mengatakan, GMS ini lebih berbahaya dibandingkan dengan Gerhana Matahari Total (GMT).
"Kalau kita lihat GMS itu lebih berbahaya dibandingkan dengan GMT. GMS bisa merusak lapisan mata retina kita. Bahkan mata kita juga bisa kabur," ungkapnya, Selasa (8/3/2016).
Meskipun saat ini sudah ada kacamata yang bisa dipakai untuk melihat gerhana matahari, pihaknya tidak menganjurkan warga Bali melihat GMS.
"Kami sarankan lebih baik jangan melihat secara langsung. Selain itu sepertinya warga Bali tidak bisa melihat, pasalnya ada perayaan Nyepi. Kita tahu ketika Nyepi semua orang dilarang keluar," katanya.
Dia menjelaskan, GMS akan terjadi di wilayah Denpasar sekitar pukul 07.22 Wita hingga 09.42 Wita, dengan GMS sekitar 80 hingga 85 persen.
"Di Bali sendiri tidak mencapai Gerhana Matahari Total (GMT), hanya GMS saja. GMS di Bali mulai pada pukul 07.23 Wita. Puncak GMS terjadi pada 08.27 Wita dan akan berakhir sekitar 09.42 Wita," pungkasnya.
(zik)