Jumlah Gay di Sukabumi Mencapai 2.000 Orang

Senin, 07 Maret 2016 - 20:41 WIB
Jumlah Gay di Sukabumi...
Jumlah Gay di Sukabumi Mencapai 2.000 Orang
A A A
SUKABUMI - Lembaga Penelitian Sosial dan Agama (Lensa) Sukabumi memperkirakan lebih dari 2.000 pencinta sesama jenis alias gay atau lelaki suka lelaki (LSL) berada di Kabupaten Sukabumi.

Pasalnya, dari data 2014 yang dimiliki Lensa Sukabumi, sedikitnya sudah ada 1.200 orang yang mengaku gay.

Direktur Lensa Sukabumi Daden Sukendar mengatakan, tren gay di Kabupaten Sukabumi terus meningkat. Apalagi berdasarkan data yang dimiliki dari hasil survey ke para gay tersebut, peningkatannya cukup drastis.

"Data yang kami miliki di 2013 itu berjumlah 130 gay. Namum membludak saat 2014 menjadi 1.200. Kami perkirakan jumlah saat ini lebih dari 2.000 gay. Untuk data 2015 belum kami rekap, sehingga belum pasti jumlah penambahannya," ujarnya kepada Sindonews, Senin (7/3/2016).

Daden mengatakan, tren gay di Sukabumi didominasi orang-orang berusia muda. Bahkan banyak juga yang masih berstatus pelajar. "Usia 14-25 tahun mendominasi pencinta sesama jenis. Jadi usia pelajar sangat dikhawatirkan," ucapnya.

Apalagi, kata Daden, 30% dari gay yang ada di Kabupaten Sukabumi adalah korban sodomi dari pelaku sebelumnya. Sehingga dirinya melampiaskan yang pernah dialaminya ke lelaki lain.

"Dari awalnya korban, banyak yang menjadi pelaku pencinta sesama jenis tersebut," ungkapnya.

Daden menambahkan, perilaku seks menyimpang tersebut didasari beberapa faktor. Seperti ekonomi, lingkungan, dan korban sodomi. "Untuk faktor ekonomi, biasanya orang tersebut bergaya borju tapi tak punya uang, sehingga menjual diri ke om-om yang menyukai pria," bebernya.

Di Kabupaten Sukabumi sendiri, kata Daden, gay tersebut banyak tinggal di daerah Kabupaten Sukabumi wilayah utara. Pasalnya daerah tersebut dekat dengan perkotaan. "Daerah yang dekat dengan perkotaan sudah pasti banyak pelaku menyimpang, termasuk gay ini," paparnya.

Sementara itu, Humas Lensa Sukabumi Mahbub Al Pariji menambahkan, jumlah gay di Kabupaten Sukabumi lebih tinggi dari PSK yang hanya berjumlah 470 orang. Padahal, resiko terkena HIV/AIDS-nya lebih tinggi daripada PSK.

"Pesenggamaan antara pe**s dan dubur itu sangat beresiko. Apalagi dubur merupakan tempat pembuangan kotoran," terangnya.

Sebenarnya, lanjut Mahbub, gay bisa kembali normal apabila ada kemauan dari diri sendiri. Sebab, banyak orang yang hidup normal setelah sebelumnya menjadi seorang gay.

"Ada beberapa orang yang kembali hidup normal, karena bersikeras ingin hidup normal. Jadi intinya kembali ke diri sendiri," jelasnya.

Mahbub menambahkan, dalam penanganan hal tersebut, Lensa terus memberikan motivasi kesehatan. Selain itu, memberikan konsultasi pelayanan bagi orang yang butuh pelayanan baik seperti hal-hal yang berkaitan dengan resiko HIV/AIDS.

"Kami membantu dalam memberikan motivasi kesehatan bagi para gay ataupun orang-orang yang beresiko terkena HIV/AIDS," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Potret Aksi Dukung Pemkot...
Potret Aksi Dukung Pemkot Palembang Tolak LGBT
MUI Larang Masyarakat...
MUI Larang Masyarakat Promosikan LGBT di Semua Media
Cegah Berkembang di...
Cegah Berkembang di Garut, Perbup Anti LGBT Diterbitkan Pemkab
Aksi Warga Bogor Tolak...
Aksi Warga Bogor Tolak LGBT
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Siapa Transgender Pertama...
Siapa Transgender Pertama di Dunia? Ini Sosoknya
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
1 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
5 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
6 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
8 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved