Sabotase Kulit Kabel, Ketua DPRD DKI Sebut Ahok Lebay
Jum'at, 04 Maret 2016 - 10:23 WIB
Sabotase Kulit Kabel, Ketua DPRD DKI Sebut Ahok Lebay
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menilai pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang menyebut adanya unsur sabotase pada penemuan kulit kabel di gorong-gorong kawasan ring 1 terlalu berlebihan.
"Itu bisa ditelusuri siapa pengguna jaringan kabel bawah tanah. Saya kira enggak usah berlebihan lah," ujar Pras saat dihubungi, Jumat (4/3/2016). (Baca: Kondisi Drainase Jadi Pemicu Banjir di Jakarta)
Lebih lanjut, Pras menyakini pihak kepolisian akan mudah mengungkap oknum yang sengaja membuang kulit kabel di saluran Jalan Medan Merdeka yang terhambat dan membuat banjir di sekitar Istana Negara.
"Kan pengguna utilitas jaringan bawah tanah itu jelas paling PLN, Telkom, Fiber Optik yang perusahaannya ada, terdata. Jadi kita tunggu aja sampai Polisi mengungkap siapa oknumnya," ujar Politikus PDIP tersebut. (Baca: 80% Saluran Air di Ring 1 Tertutup Lumpur)
Akibat tudingan Ahok yang menyebut adanya sabotase sehingga kawasan Ring 1 tergenang membuat pemerintah menurunkan tim Kopaska untuk membersihkan saluran air. Kenyataan lain didapat tim Kopaska, ternyata penyebab saluran air terseumbat karena sedimentasi lumpur yang cukup tebal.
PILIHAN:
Ditolak Partai, Ini Keputusan Ahok
Maju Lewat Jalur Independen, PDIP Ogah Dukung Ahok di Pilgub
"Itu bisa ditelusuri siapa pengguna jaringan kabel bawah tanah. Saya kira enggak usah berlebihan lah," ujar Pras saat dihubungi, Jumat (4/3/2016). (Baca: Kondisi Drainase Jadi Pemicu Banjir di Jakarta)
Lebih lanjut, Pras menyakini pihak kepolisian akan mudah mengungkap oknum yang sengaja membuang kulit kabel di saluran Jalan Medan Merdeka yang terhambat dan membuat banjir di sekitar Istana Negara.
"Kan pengguna utilitas jaringan bawah tanah itu jelas paling PLN, Telkom, Fiber Optik yang perusahaannya ada, terdata. Jadi kita tunggu aja sampai Polisi mengungkap siapa oknumnya," ujar Politikus PDIP tersebut. (Baca: 80% Saluran Air di Ring 1 Tertutup Lumpur)
Akibat tudingan Ahok yang menyebut adanya sabotase sehingga kawasan Ring 1 tergenang membuat pemerintah menurunkan tim Kopaska untuk membersihkan saluran air. Kenyataan lain didapat tim Kopaska, ternyata penyebab saluran air terseumbat karena sedimentasi lumpur yang cukup tebal.
PILIHAN:
Ditolak Partai, Ini Keputusan Ahok
Maju Lewat Jalur Independen, PDIP Ogah Dukung Ahok di Pilgub
(ysw)