Tiga Remaja Tepergok Warga Curi Baterai Cadangan Tower BTS
Kamis, 03 Maret 2016 - 12:09 WIB
Tiga Remaja Tepergok Warga Curi Baterai Cadangan Tower BTS
A
A
A
JAKARTA - Tiga remaja di Jakarta Selatan ditangkap warga setelah tepergok mencuri baterai cadangan BTS di Jalan Manunggal IIIB, RT 08/07, Pancoran, Jakarta Selatan. Dari ketiganya, polisi menyita delapan unit baterai BTS yang dicuri dari berbagai lokasi.
Sigit Pramono (24), Irfansyah (24), dan Triyana (21) dibekuk warga dan diserahkan ke petugas Polsek Pancoran lantaran tertangkap basah mencuri baterai cadangan di Tower BTS milik perusahaan telekomunikasi.
Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta mengatakan, ketiga pelaku itu mencuri baterai cadangan tower dengan berpura-pura menjadi pekerja tower. Warga yang curiga menegur salah satu pelaku. Pelaku yang gugup itu membuat warga semakin curiga.
Apalagi, ditemukan adanya baterai cadangan yang tengah dibawa-bawa dua pelaku ke dalam mobil Grand Max B 1023 PYB yang terparkir di dekat Tower BTS itu. Warga langsung menghubungi polisi untuk melakukan pengecekan.
"Ada delapan unit baterai cadangan BTS yang dicuri," ujarnya pada wartawan, Kamis (3/3/2016).
Kanit Reskrim Polsek Pancoran AKP Rusdy Dalby mengungkapkan, sebelumnya polisi kerap menerima keluhan dari perusahaan telekomunikasi PT HW yang ada di tower BTS itu.
Mereka mengeluh lantaran provider mereka sering mengalami kerusakaan daya listrik, padahal alat-alat yang dipasang oleh perusahaan tergolong baru.
"Mesin pemancar juga sering mati tanpa diketahui penyebabnya. Tersangka ini mengaku sudah 3 bulan beraksi, mereka pakai mobil sewaan saat beraksi. Dari ketiganya, memang ada spesialis pencurian dan pernah bekerja dalam satu perusahaan seperti itu jadi paham," tuturnya.
Selain itu, tambah Rusdy, pelaku melakukan aksinya di tiga wilayah di Jakarta Selatan, yakni di Pancoran, Pasar Minggu, dan Mampang. Baterai cadangan hasil curian itu pun dijual dengan harga Rp2,5 juta sampai Rp3 juta.
PILIHAN:
Gerindra: Ahok Sudah Kalah Sebelum Pilgub 2017
Sosok Ini Diprediksi Jadi Lawan Kuat Ahok
Sigit Pramono (24), Irfansyah (24), dan Triyana (21) dibekuk warga dan diserahkan ke petugas Polsek Pancoran lantaran tertangkap basah mencuri baterai cadangan di Tower BTS milik perusahaan telekomunikasi.
Kasubag Humas Polres Jaksel Kompol Purwanta mengatakan, ketiga pelaku itu mencuri baterai cadangan tower dengan berpura-pura menjadi pekerja tower. Warga yang curiga menegur salah satu pelaku. Pelaku yang gugup itu membuat warga semakin curiga.
Apalagi, ditemukan adanya baterai cadangan yang tengah dibawa-bawa dua pelaku ke dalam mobil Grand Max B 1023 PYB yang terparkir di dekat Tower BTS itu. Warga langsung menghubungi polisi untuk melakukan pengecekan.
"Ada delapan unit baterai cadangan BTS yang dicuri," ujarnya pada wartawan, Kamis (3/3/2016).
Kanit Reskrim Polsek Pancoran AKP Rusdy Dalby mengungkapkan, sebelumnya polisi kerap menerima keluhan dari perusahaan telekomunikasi PT HW yang ada di tower BTS itu.
Mereka mengeluh lantaran provider mereka sering mengalami kerusakaan daya listrik, padahal alat-alat yang dipasang oleh perusahaan tergolong baru.
"Mesin pemancar juga sering mati tanpa diketahui penyebabnya. Tersangka ini mengaku sudah 3 bulan beraksi, mereka pakai mobil sewaan saat beraksi. Dari ketiganya, memang ada spesialis pencurian dan pernah bekerja dalam satu perusahaan seperti itu jadi paham," tuturnya.
Selain itu, tambah Rusdy, pelaku melakukan aksinya di tiga wilayah di Jakarta Selatan, yakni di Pancoran, Pasar Minggu, dan Mampang. Baterai cadangan hasil curian itu pun dijual dengan harga Rp2,5 juta sampai Rp3 juta.
PILIHAN:
Gerindra: Ahok Sudah Kalah Sebelum Pilgub 2017
Sosok Ini Diprediksi Jadi Lawan Kuat Ahok
(ysw)