Restu Keluarga Jadi keputusan Terakhir Ridwan Kamil Maju DKI 1
Jum'at, 26 Februari 2016 - 13:31 WIB
Restu Keluarga Jadi keputusan Terakhir Ridwan Kamil Maju DKI 1
A
A
A
BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku sudah mengambil berbagai saran dan masukan dari berbagai tokoh untuk mempertimbangkan maju atau tidaknya menjadi calon gubernur DKI Jakarta.
"Kemarin itu sesi terakhir bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang menyampaikan aspirasi. Seperti yang saya bilang, saya mau dengerin dulu (masukan dari berbagai pihak)," ujar Emil, sapaan akrabnya, di Balai Kota Bandung, Jumat (26/2/2016).
Kemarin, Emil sendiri bertemu dengan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Jakarta. Selain bertemu Ahok, ia juga bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Hotel Shangrila, yang sama-sama jadi pembicara dalam sebuah acara.
"Pak Ganjar kebetulan lagi ada disitu (Hotel Shangrila), kita ngobrol, dan sisanya ya ngomongin politik juga. Tapi intinya saya, Pak Ahok, Pak Ganjar, dan lain-lain itu kan sudah kenal informal jadi ya sura-seuri we (ketawa-ketawa saja)," jelasnya.
Disinggung soal pertemuannya dengan Ahok, Emil mengaku hal itu tidak direncanakan. Pertemuan dilakukan karena kebetulan ia sedang berada di Jakarta. Sehingga ia menyempatkan diri bertemu Ahok.
Selain bicara soal politik, pertemuan dengan juga membahas berbagai hal, terutama dalam hal rencana kerjasama antara Pemkot Bandung dan Pemprov DKI. Ahok ingin belajar tentang perizinan usaha, sedangkan Emil ingin belajar soal e-budjeting.
Sementara selama dua bulan terakhir, Emil mengaku bertemu banyak tokoh untuk menyerap saran dan masukan dari mereka. "Banyak, dari total dua bulan lalu ada sekira 15 tokoh nasional (yang didatangi)," ungkapnya.
Berbagai saran dan masukan pun jadi pertimbangan ia untuk maju atau tidak dalam bursa Pilgub DKI. Kini, ia tinggal menunggu saran dan masukan dari keluarganya.
Ia beralasan, tidak mudah untuk meninggalkan jabatan saat ini untuk maju di Pilgub DKI, apalagi jika sampai terpilih. "Berpindah-pindah tempat juga membutuhkan pengorbanan keluarga kan? Jadi saya dengerin pendapat anak-anak saya, istri, dan ibu saya juga," tutur Emil.
Rencananya, akhir pekan ini ia akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarganya sekaligus membicarakan langkah ke depan. Sehingga hatinya akan semakin mantap akan bertahan di Bandung atau maju ke DKI.
"Poinnya adalah weekend ini mah saya waktunya dengan keluarga mencari (saran dan masukan)," pungkasnya.
"Kemarin itu sesi terakhir bertemu dengan tokoh-tokoh nasional yang menyampaikan aspirasi. Seperti yang saya bilang, saya mau dengerin dulu (masukan dari berbagai pihak)," ujar Emil, sapaan akrabnya, di Balai Kota Bandung, Jumat (26/2/2016).
Kemarin, Emil sendiri bertemu dengan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Jakarta. Selain bertemu Ahok, ia juga bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, di Hotel Shangrila, yang sama-sama jadi pembicara dalam sebuah acara.
"Pak Ganjar kebetulan lagi ada disitu (Hotel Shangrila), kita ngobrol, dan sisanya ya ngomongin politik juga. Tapi intinya saya, Pak Ahok, Pak Ganjar, dan lain-lain itu kan sudah kenal informal jadi ya sura-seuri we (ketawa-ketawa saja)," jelasnya.
Disinggung soal pertemuannya dengan Ahok, Emil mengaku hal itu tidak direncanakan. Pertemuan dilakukan karena kebetulan ia sedang berada di Jakarta. Sehingga ia menyempatkan diri bertemu Ahok.
Selain bicara soal politik, pertemuan dengan juga membahas berbagai hal, terutama dalam hal rencana kerjasama antara Pemkot Bandung dan Pemprov DKI. Ahok ingin belajar tentang perizinan usaha, sedangkan Emil ingin belajar soal e-budjeting.
Sementara selama dua bulan terakhir, Emil mengaku bertemu banyak tokoh untuk menyerap saran dan masukan dari mereka. "Banyak, dari total dua bulan lalu ada sekira 15 tokoh nasional (yang didatangi)," ungkapnya.
Berbagai saran dan masukan pun jadi pertimbangan ia untuk maju atau tidak dalam bursa Pilgub DKI. Kini, ia tinggal menunggu saran dan masukan dari keluarganya.
Ia beralasan, tidak mudah untuk meninggalkan jabatan saat ini untuk maju di Pilgub DKI, apalagi jika sampai terpilih. "Berpindah-pindah tempat juga membutuhkan pengorbanan keluarga kan? Jadi saya dengerin pendapat anak-anak saya, istri, dan ibu saya juga," tutur Emil.
Rencananya, akhir pekan ini ia akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarganya sekaligus membicarakan langkah ke depan. Sehingga hatinya akan semakin mantap akan bertahan di Bandung atau maju ke DKI.
"Poinnya adalah weekend ini mah saya waktunya dengan keluarga mencari (saran dan masukan)," pungkasnya.
(nag)