DKI Fokus Hadapi Hujan dengan Perbaiki Saluran Warga

Senin, 15 Februari 2016 - 06:32 WIB
DKI Fokus Hadapi Hujan...
DKI Fokus Hadapi Hujan dengan Perbaiki Saluran Warga
A A A
JEMBER - Sejumlah wilayah Ibu Kota kembali tergenang dan pohon tumbangan akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Minggu 14 Februari 2016 kemarin sore. DKI fokus penanganan genangan dalam waktu dekat dengan membongkar bangunan permanen dan utilitas di saluran warga.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah genangan di wilayah DKI Jakarta terjadi di kawasan Kemang Utara 9 dekat Pasar Buncit, Jakarta Selatan, Kawasan Bangka, Jakarta Selatan, pertigaan Jalan Bango, pondok Labu, Jakarta Selatan. Jalan Mayjen Sutoyo di depan Gedung Cawang Kencana, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan DI Panjaitan di depan Apartemen Patria Cililitan Besar, dan Jalan Jatiwaringin Raya arah Pondok Gede mulai dari hipermarket Giant hingga Jalan Gamprit.

Ketinggian rata-rata mencapai 20-40 centimeter. Terparah genangan di Kemang Utara yang mencapai setengah meter dan membuat akses jalan terputus.

Kepala Dinas Tata air DKI Jakarta Teguh Hendrawan mengatakan, hujan pada Minggu kemarin itu bukan hanya mengguyur wilayah DKI Jakarta, melainkan merata di Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang dan Bekasi. Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat aliran saluran penghubung dan kali meluap lantaran belum semua selesai di normalisasi. Seperti di kawasan Kemang Utara.

Selain itu, kata Teguh, kondisi jalan yang cekung dan wilayah pemukiman yang lebih rendah dari kali juga membuat genangan tak bisa dihindarkan. Seperti misalnya di kawasan IKPN, Bintaro dan Jalan deplu Raya, Pondo Pinang, Jakarta Selatan.

"Sudah biasa terjadi genangan akibat hujan yang cukup tinggi. Kami fokus menghadapi musi hujan saat ini. Nanti setelah musim hujan berakhir, kita benahi semuanya," kata Teguh hendrawan saat dihubungi kemarin.

Teguh menjelaskan, penanganan genangan akibat meluapnya air saluran penghubung dan kali itu akan dikerjakan setelah musim hujan berakhir. Di antaranya dengan mengembalikan trase kali dan pembuatan waduk. Seperti misalnya di kawasan IKPN yang rencananya akan dijadikan embung. Termasuk lahan DKI di kawsan Ragunan.

"Maret-April kami bongkar semua bangunan di kali dan saluran penghubung. Kita harus kembalikan fungsinya. Termasuk pembaharuan folder dengan penambahan tinggi," ungkapnya.

Untuk kegiatan yang dilakukan dalam menghadapi musim huja ini, lanjut Teguh, pihaknya mengantisipasi terjadinya bencana longsor dan tanggul jebol. Di antaranya yakni dengan memperbaiki tanggun-tanggul agar tidak jebol seperti pada Jumat 12 Februari lalu di kawasan Pasa Rebo dan Jagakarsa.

Perbaikan dilakukan bersifat sementar dengan penambahan batu kali. Menurutnya, tanggu kali yang ada saat ini merupakan banguna tahun 70-an.

Selain itu, lanjut Teguh, bangunan pemnaent seperti rumah, perkantoran ataupun parkiran kendaraan warga yang menutupi saluran air, juga terus dibongkar. Seperti di kawasan Mangga dua Selatan, Sawah besar, Jakarta Pusat yang dilakukan sejak Mingu pagi kemarin.

"Semua bangunan permanent kita bongkar, dengan bantuan pekerja prasarana dan Sarana Umum (PPSU) di wilayah. Utilitas kita sudah minta dibenahi apabil ad yang menyumbat," jelasnya.

PILIHAN:

Mau Ditertibkan, Ini Kata Penguasa Kalijodo
(mhd)
Berita Terkait
Riwayat Banjir Besar...
Riwayat Banjir Besar di DKI Jakarta Sejak 1918 Hingga 2020
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Sejumlah Hotel Disiapkan...
Sejumlah Hotel Disiapkan Untuk Tampung Warga Terdampak Banjir
Anies Bocorkan Jurus...
Anies Bocorkan Jurus Atasi Banjir di Kampung Cipinang
Anies Posting Ini di...
Anies Posting Ini di Akun Media Sosial, Antisipasi Banjir Datang
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Berita Terkini
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
12 menit yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
1 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
1 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
1 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
1 jam yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
1 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved