Sidak Lokasi Longsor, Wali Kota Jaksel Temukan Ini
Sabtu, 13 Februari 2016 - 11:10 WIB
Sidak Lokasi Longsor, Wali Kota Jaksel Temukan Ini
A
A
A
JAKARTA - Saat melakukan inspeksi ke lokasi longsor di Ciganjur, Jagakarsa, Wali Kota Jakarta Selatan menemukan sejumlah pelanggaran. Diduga, pelanggaran ini yang menyebabkan kawsan Jagakarsa kerap dilanda banjir tinggi.
Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi bersama Camat Jagakarsa dan Lurah Ciganjur mendatangi lokasi jebolnya tanggul saluran air di RW 05, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan untuk melakukan peninjauan.
Tri lalu menyisiri jalanan pemukiman yang bersinggungan dengan saluran air yang bermuara ke Kali Setu itu. Saat itu, dia terkejut melihat banyaknya bangunan permanen yang berdiri di atas saluran air selebar dua meter.
Lebih dari itu, terdapat rumah warga yang dibangun menutupi saluran air dan berakibat pada jalur air yang tidak mengalir sebagaimana smestinya lantaran bentuknya yang zig zag.
"Kami cek ke lokasi, disitu banyak bangunan permanen. Dan sedang di cek itu melanggar," ujarnya pada wartawan, Sabtu (13/2/016).
Tri pun tak habis pikir, dengan banyaknya pelanggaran mendirikan bangunan di lokasi itu. Dia lalu menilai, kondisi itulah yang menjadi salah satu penyebab genangan air dan banjir kerap melanda kawasan Ciganjur.
Namun demikian, dia telah menginstruksikan Camat Jagakarsa dan Lurah Ciganjur untuk mengurusi persoalan tersebut. "Jagakarsa kok banjir, malah bingung saya Jagakarsa banjir," terangnya. (Baca: Longsor di Jagakarsa, Tiga Warga Terluka)
Sebelumnya, pada Jumat, 12 Februari kemarin. Tanggul kali Setu Jebol di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Belasan rumah penduduk pun terendam air hingga sepaha orang dewasa.
PILIHAN:
Ahok Prediksi Penertiban di Kalijodo Akan Berujung Bentrok
Cerita FPI Ketika Bentrok Berdarah di Kalijodo
Wali Kota Jakarta Selatan Tri Kurniadi bersama Camat Jagakarsa dan Lurah Ciganjur mendatangi lokasi jebolnya tanggul saluran air di RW 05, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan untuk melakukan peninjauan.
Tri lalu menyisiri jalanan pemukiman yang bersinggungan dengan saluran air yang bermuara ke Kali Setu itu. Saat itu, dia terkejut melihat banyaknya bangunan permanen yang berdiri di atas saluran air selebar dua meter.
Lebih dari itu, terdapat rumah warga yang dibangun menutupi saluran air dan berakibat pada jalur air yang tidak mengalir sebagaimana smestinya lantaran bentuknya yang zig zag.
"Kami cek ke lokasi, disitu banyak bangunan permanen. Dan sedang di cek itu melanggar," ujarnya pada wartawan, Sabtu (13/2/016).
Tri pun tak habis pikir, dengan banyaknya pelanggaran mendirikan bangunan di lokasi itu. Dia lalu menilai, kondisi itulah yang menjadi salah satu penyebab genangan air dan banjir kerap melanda kawasan Ciganjur.
Namun demikian, dia telah menginstruksikan Camat Jagakarsa dan Lurah Ciganjur untuk mengurusi persoalan tersebut. "Jagakarsa kok banjir, malah bingung saya Jagakarsa banjir," terangnya. (Baca: Longsor di Jagakarsa, Tiga Warga Terluka)
Sebelumnya, pada Jumat, 12 Februari kemarin. Tanggul kali Setu Jebol di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Belasan rumah penduduk pun terendam air hingga sepaha orang dewasa.
PILIHAN:
Ahok Prediksi Penertiban di Kalijodo Akan Berujung Bentrok
Cerita FPI Ketika Bentrok Berdarah di Kalijodo
(ysw)