alexametrics

Demo, Pemuda dan Mahasiswa Geledah Ruang Pj Bupati Muratara

loading...
A+ A-
MURATARA - Aksi unjukrasa yang dilakukan Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Musi Rawas Utara (GPM MARA) di halama Pemkab, Selasa (9/2/2016) berlangsung panas.

Massa mencoba masuk ke dalam ruangan Penjabat Bupati Muratara, H Agus Yudiantoro yang tidak berada di tempat.

Massa menuntut Pj Bupati Muratara H Agus Yudiantoro terbuka dan transparan mengenai proyek karena diduga ada permainan fee dan monopoli proyek.

Bahkan, massa meminta tanggung jawab Pj Bupati Muratara mengapa bangunan proyek yang berusia satu tahun sudah rusak.

Menolak rekruitmen CPNS 2014, menuntut CPNS pertama Muratara harus asli pribumi karena kabupaten baru lahir dan meminta kepedulian Pemkab terkait para pejuang Muratara.

Setelah lama berorasi karena kesal mereka nekat melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke ruang kantor bupati karena mereka mendapatkan informasi bahwa Pj Bupati Muratara H Agus Yudiantoro berada di dalam ruangan dan tidak mau menemuinya.

"Kami mendapat informasi bahwa Pj bupati Muratara H Agus Yudiantoro berada dalam ruangan. Ayo kita sama-sama melihat kebenarannya," tegas Koordinator Lapangan (Korlap) Redi Kosasih dihadapan massa dan di depan Sekda Muratara Alfirmasnyah dan juga Kapolres Mura AKBP Herwansyah Saidi.

Menurutnya, massa bukan tidak menerima atas sambutan sekda dan kapolres Mura tersebut tetapi mereka tetap hendak bertemu langsung dengan Pj Bupati Muratara.

Terkait penjelasan pembangunan pada tahun 2015 dan transparan dana APBD serta adanya indikasi pemotongan uang pembangunan proyek.

"Kami ingin Pj Bupati dan DPRD dalam masa transisi harus memberikan kejelasan dan harus bertanggung jawab atas diduganya banyak proyek yang amburadul," sebutnya.

Redi menjelaskan, jika sudah dilakukan pisah sambut dan Pj Bupati Muratara H Agus Yudiantoro meninggalkan daerah ini sehingga tidak bertanggung jawab lagi.

Nah,yang menjalankan tugas selanjutnya akan sengsara. "Jadi nuansa terakhir ini kami minta segera lah menghadap ke Pemuda Muratara," ujar Redi.

Sementara, Sekda Pemkab Muratara Al Firmansyah mengatakan meminta kepada pemuda atau massa untuk membuat secara tertulis aspirasinya itu supaya disampaikan dengan Pj Bupati Muratara H Agus Yudiantoro. Tuntutan itu akan disampaikan dan dibahas.

"Adek-adek jangan anarkis ini aset kita. Nanti dengan Bupati yang terpilih kita adakan komitmen seperti MoU. Sehingga kekuatan kita menjadi ganda," kata Alfirmansyah.

Ia menjelaskan massa yang ada merupakan pemuda Kabupaten Muratara itu merupakan keluarganya maka dirinya berpesan untuk tidak mengambil tindakan diluar batas. Dengan hati yang jernih dan ikhlas kita adakan kesepakatan pihak pemkab dengan pemuda.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top