Polda Sebut Setiap Bulan 3 Ribu Kejahatan Terjadi di Jadetabek
Sabtu, 23 Januari 2016 - 03:23 WIB
Polda Sebut Setiap Bulan 3 Ribu Kejahatan Terjadi di Jadetabek
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 3.000 kejahatan setiap bulan terjadi di Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Bila dihitung rata-rata per hari kejahatan yang terjadi mencapai 100 aksi kejahatan.
"Kejahatan yang kerap terjadi seperti, kejahatan konvensional, jalanan, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti.
Menurut Krishna, DKI Jakarta adalah pusat kegiatan perekonomian yang tidak akan terlepas dari aksi kejahatan. Namun masyarakat dapat berperan menekan dan mencegah kejahatan. Meskipun polisi berada pada barisan terdepan namun masyarakat bisa turut mengantisipasi aksi kejahatan.
Untuk itu, kepolisian mengkampanyekan slogan Turn Back Crime agar masyarakat mengenal pencegahan aksi kejahatan.Krishna berharap, slogan Turn Back Crime mengingatkan masyarakat terhadap keberadaan polisi ketika terjadi kejahatan.
"Masyarakat juga harus semakin teredukasi dengan melawan atau mengantisipasi kejahatan," ujarnya.
"Kejahatan yang kerap terjadi seperti, kejahatan konvensional, jalanan, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor," ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti.
Menurut Krishna, DKI Jakarta adalah pusat kegiatan perekonomian yang tidak akan terlepas dari aksi kejahatan. Namun masyarakat dapat berperan menekan dan mencegah kejahatan. Meskipun polisi berada pada barisan terdepan namun masyarakat bisa turut mengantisipasi aksi kejahatan.
Untuk itu, kepolisian mengkampanyekan slogan Turn Back Crime agar masyarakat mengenal pencegahan aksi kejahatan.Krishna berharap, slogan Turn Back Crime mengingatkan masyarakat terhadap keberadaan polisi ketika terjadi kejahatan.
"Masyarakat juga harus semakin teredukasi dengan melawan atau mengantisipasi kejahatan," ujarnya.
(whb)