Pulang dari Pasar, Warga Temukan Bayi Menangis di Semak
Jum'at, 22 Januari 2016 - 15:13 WIB
Pulang dari Pasar, Warga Temukan Bayi Menangis di Semak
A
A
A
SERANG - Sesosok bayi perempuan ditemukan warga menangis di semak-semak lingkungan Kebaharan Dukuh, Kelurahan Lopang, Kota Serang.
Bayi mungil itu pertama kali ditemukan oleh Abu Khoiri (49) saat ia pulang belanja daging di Pasar Induk Rau. Ia terkejut mendengar tangis bayi di semak-semak tak jauh dari rumah kontrakannya, Jumat (22/1/2016) pukul 03.30 WIB
Merasa curiga dengan suara tangis bayi, dia mencari sumber tangisan tersebut, setelah ditelusuri ternyata bayi tersebut berada di semak-semak tak jauh dari pintu masuk rumah kontrakannya.
Dirinya sontak kaget saat mengetahui Bayi perempuan dalam keadaan tali pusar belum diputus yang ditemukannya.
"Tali puser nya belum putus. kondisinya sehat, diperkirakan umur bayi sekitar 3 hari," kata Khoiri.
Kemudian Khoiri langsung meleaporkan penemuan bayi tersebut kepada warga lainnya yang diteruskan ke Mapolsek Serang.
Kapolsek Serang Kompol Irwanda mengatakan, sampai saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengatahui siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut.
"Ada dugaan orangtua si bayi berasal dari keluarga tidak mampu sehingga tega membuang dengan harapan ada yang merawatnya. Kalau bayi hasil hubungan, biasanya dibuang di sembarang tempat," kata Kapolsek, Jumat (22/1/2016).
Saat ini, kondisi bayi dalam keadaan sehat dan sudah dibawa ke RS dr Drajat Prawiranegara, Serang untuk mendapatkan perawatan intensif. "Alhamdulillah, di rumah sakit, banyak perawat yang ingin merawat si bayi," pungkasnya.
Bayi mungil itu pertama kali ditemukan oleh Abu Khoiri (49) saat ia pulang belanja daging di Pasar Induk Rau. Ia terkejut mendengar tangis bayi di semak-semak tak jauh dari rumah kontrakannya, Jumat (22/1/2016) pukul 03.30 WIB
Merasa curiga dengan suara tangis bayi, dia mencari sumber tangisan tersebut, setelah ditelusuri ternyata bayi tersebut berada di semak-semak tak jauh dari pintu masuk rumah kontrakannya.
Dirinya sontak kaget saat mengetahui Bayi perempuan dalam keadaan tali pusar belum diputus yang ditemukannya.
"Tali puser nya belum putus. kondisinya sehat, diperkirakan umur bayi sekitar 3 hari," kata Khoiri.
Kemudian Khoiri langsung meleaporkan penemuan bayi tersebut kepada warga lainnya yang diteruskan ke Mapolsek Serang.
Kapolsek Serang Kompol Irwanda mengatakan, sampai saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengatahui siapa pelaku yang tega membuang bayi tersebut.
"Ada dugaan orangtua si bayi berasal dari keluarga tidak mampu sehingga tega membuang dengan harapan ada yang merawatnya. Kalau bayi hasil hubungan, biasanya dibuang di sembarang tempat," kata Kapolsek, Jumat (22/1/2016).
Saat ini, kondisi bayi dalam keadaan sehat dan sudah dibawa ke RS dr Drajat Prawiranegara, Serang untuk mendapatkan perawatan intensif. "Alhamdulillah, di rumah sakit, banyak perawat yang ingin merawat si bayi," pungkasnya.
(nag)