Bobol Rumah Kosong, Kelompok Palembang Ditembak Aparat

Kamis, 21 Januari 2016 - 22:20 WIB
Bobol Rumah Kosong,...
Bobol Rumah Kosong, Kelompok Palembang Ditembak Aparat
A A A
SEMARANG - Aparat Polrestabes Semarang membekuk komplotan pencuri spesialis pembobol rumah kosong. Mereka adalah kelompok Palembang, jumlahnya empat tersangka, semua ditembak kakinya oleh polisi.

Masing – masing tersangka, Darkawi (49), warga ALang-Alang Lebar, Kota Palembang; Asmuni (48),warga Silaberanti Seberang Ulu, Kota Palembang, Rahmat (39),warga Sukarame Bandar Lampung dan Rudi Gunawan (34),warga Sukamantri, Kabupaten Tangerang. Darkawi adalah pimpinan kelompok ini.

Tersangka Asmuni, mengatakan saat beraksi mereka memetakan sasarannya hanya lima menit, setelah berputar-putar menggunakan mobil.

"Tahu kalau itu rumah kosong, lampu depan nyala, pagar tertutup," kata Asmuni di Mapolrestabes Semarang, Kamis (21/1/2016).

Mobil diparkir dekat TKP, mereka berbagi tugas. Sebagian menunggu, sebagian masuk ke rumah sasaran. Kunci atau pintu mereka congkel menggunakan linggis kecil yang sudah disiapkan.

Modus ini juga yang mereka gunakan pada Kamis 14 Januari 2016 di sebuah rumah di Vila Tembalang Blok D nomor 12 D, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, sekira pukul 12.15 WIB.

Komplotan ini mengunakan mobil Toyota Avanza Veloz warna putih B 1904 SZX saat beraksi. Mobil ini milik salah satu tersangka.

Korban adalah seorang mahasiswa, bernama Septian Aldo Pradita. Dari rumah itu, kawanan pencuri menggasak sebuah laptop, televisi, aneka perhiasan emas seberat 28,5gram, hingga dua arloji mewah. "Kami tinggal di Salatiga," lanjut Asmuni.

Sementara, Darkawi, enggan disebut pimpinan kelompok ini. "Semuanya punya ide dan mau (mencuri)," katanya.

Wakil Kepala Polrestabes Semarang AKBP Ade Sapari, mengatakan dari komplotan itu, tersangka Rudi Gunawan yang bertugas menunggu di mobil saat komplotannya membobol rumah.

"Waktu pencurian sekitar 10 menit, mengambil aneka barang elektronik dari rumah korban. Di Semarang, ada TKP di Tembalang, mereka juga beraksi di Salatiga," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Empat WNI Pakistan Terjerat...
Empat WNI Pakistan Terjerat Kasus Pencurian di Surabaya
Google Nyerah Hadapi...
Google Nyerah Hadapi Malware Joker, Dihapus Tetap Saja Mengancam
Cermati, Ini 8 Cara...
Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Polisi Lumpuhkan Pelaku...
Polisi Lumpuhkan Pelaku Pencurian Motor
Terlibat Pencurian Ikan...
Terlibat Pencurian Ikan Ilegal, 24 Nelayan Vietnam Dideportasi
Berita Terkini
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
49 menit yang lalu
Giliran Polda Metro...
Giliran Polda Metro Ajukan Bukti dan Ahli di Sidang Praperadilan Roy Suryo
1 jam yang lalu
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
2 jam yang lalu
UMB Bangun Sistem Pengelolaan...
UMB Bangun Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu di Pondok Kelor Tangerang
3 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi,...
Gunung Dukono Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik Setinggi 2.300 Meter
3 jam yang lalu
Sidang Praperadilan,...
Sidang Praperadilan, Ahli Pidana Soroti Bukti Permulaan Penetapan Tersangka Roy Suryo
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved