Ini Penyebab Padamnya Listrik di Sumut dan Aceh
Senin, 18 Januari 2016 - 02:02 WIB
Ini Penyebab Padamnya Listrik di Sumut dan Aceh
A
A
A
MEDAN - Tumpukan kayu yang berada di pabrik Canang Indah Jalan PLTU, Kelurahan Kelurahan Sicanang, Medan Belawan terbakar, Minggu sore (17/1/2016) sore. Akibatnya, kabel gardu utama listrik yang berada tepat diatas tumpukan kayu terjilat api.
Menurut keterangan warga yang berada di lokasi pabrik sebelum api muncul, petugas sekuriti sedang membakar sampah di dekat tumpukkan kayu. Lantaran lalai, api langsung menjalar ke tumpukkan kayu kering yang mudah terbakar.
"Jadi yang aku tahu, ada sekuriti yang sedang bakar sampah di dekat tumpukan kayu. Ya mungkin lalai si sekuriti itu makanya api langsung menyambar tumpukan kayu tadi. Nah kebetulan diatas tumpukan kayu yang terbakar ada kabel utama gardu listrik. Ya terbakarlah kabel listrik tadi bang," ujar Anton (36) warga di sekitaran lokasi pabrik.
Sementara itu aksi keributan sempat terjadi saat sejumlah wartawan dan warga hendak masuk kedalam Pabrik Sicanang Indah tersebut. Petugas sekuriti yang diduga dari oknum TNI terlibat adu mulut dengan wartawan. Bahkan nyaris terjadi adu fisik dengan petugas sekuriti.
"Jangan masuk kalian. Kami ini menjalankan tugas. Mohon lah mengerti. Kita di dalam sana sedang berusaha memadamkan api," ujar petugas sekuriti bertubuh gempal ini.
Sementara itu, salah seorang fotografer juga dilarang oleh sekuriti masuk ke dalam areal pabrik PT Canang Indah. Berbagai cara agar sejumlah fotografer dan wartawan hendak masuk pun dilarang oleh oknum TNI ini.
"Kami enggak membahayakan petugas. Kami hanya mengambil beberapa foto dari kejauhan saja," ungkap salah satu fotografer surat kabar harian bernama Kadri.
Sementara itu, puluhan armada kebakaran dari Pemko Medan terlihat keluar masuk pabrik PT Canang Indah. Hingga Minggu (17/1) pukul 22.00 WIB api masih berkobar di lokasi tumpukkan kayu.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan hasil koordinasi dengan pihak PLN api mengenai jaringan transmisi 150 KV, sehingga suplai daya ke gardu induk terputus.
"Jadi hasil koordinasi kita dengan pihak PLN, api mengenai jaringan transmisi 150 KV. Jadi suplai daya ke gardu induk terputus. Saat ini gangguan listrik di gardu induk sedang dilakukan pemulihan," sebut Kombes Pol Helfi.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Bambang G Hutabarat mengatakan api bersumber dari tumpukan kayu di dalam areal pabrik PT Canang Indah. Diduga hal ini menjadi penyebab padamnya listrik di Medan.
"Dugaan kita sementara api berasal dari tumpukkan kayu didalam areal pabrik. Kebetulan diatas tumpukkan ada kabel listrik dari gardu utama hingga putus. Kalau korban jiwa hingga saat ini negatif. Saksi-saksi juga saat ini sedang kita mintai keterangannya di lokasi," tandas Bambang.
Menurut keterangan warga yang berada di lokasi pabrik sebelum api muncul, petugas sekuriti sedang membakar sampah di dekat tumpukkan kayu. Lantaran lalai, api langsung menjalar ke tumpukkan kayu kering yang mudah terbakar.
"Jadi yang aku tahu, ada sekuriti yang sedang bakar sampah di dekat tumpukan kayu. Ya mungkin lalai si sekuriti itu makanya api langsung menyambar tumpukan kayu tadi. Nah kebetulan diatas tumpukan kayu yang terbakar ada kabel utama gardu listrik. Ya terbakarlah kabel listrik tadi bang," ujar Anton (36) warga di sekitaran lokasi pabrik.
Sementara itu aksi keributan sempat terjadi saat sejumlah wartawan dan warga hendak masuk kedalam Pabrik Sicanang Indah tersebut. Petugas sekuriti yang diduga dari oknum TNI terlibat adu mulut dengan wartawan. Bahkan nyaris terjadi adu fisik dengan petugas sekuriti.
"Jangan masuk kalian. Kami ini menjalankan tugas. Mohon lah mengerti. Kita di dalam sana sedang berusaha memadamkan api," ujar petugas sekuriti bertubuh gempal ini.
Sementara itu, salah seorang fotografer juga dilarang oleh sekuriti masuk ke dalam areal pabrik PT Canang Indah. Berbagai cara agar sejumlah fotografer dan wartawan hendak masuk pun dilarang oleh oknum TNI ini.
"Kami enggak membahayakan petugas. Kami hanya mengambil beberapa foto dari kejauhan saja," ungkap salah satu fotografer surat kabar harian bernama Kadri.
Sementara itu, puluhan armada kebakaran dari Pemko Medan terlihat keluar masuk pabrik PT Canang Indah. Hingga Minggu (17/1) pukul 22.00 WIB api masih berkobar di lokasi tumpukkan kayu.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut Kombes Pol Helfi Assegaf mengatakan hasil koordinasi dengan pihak PLN api mengenai jaringan transmisi 150 KV, sehingga suplai daya ke gardu induk terputus.
"Jadi hasil koordinasi kita dengan pihak PLN, api mengenai jaringan transmisi 150 KV. Jadi suplai daya ke gardu induk terputus. Saat ini gangguan listrik di gardu induk sedang dilakukan pemulihan," sebut Kombes Pol Helfi.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Bambang G Hutabarat mengatakan api bersumber dari tumpukan kayu di dalam areal pabrik PT Canang Indah. Diduga hal ini menjadi penyebab padamnya listrik di Medan.
"Dugaan kita sementara api berasal dari tumpukkan kayu didalam areal pabrik. Kebetulan diatas tumpukkan ada kabel listrik dari gardu utama hingga putus. Kalau korban jiwa hingga saat ini negatif. Saksi-saksi juga saat ini sedang kita mintai keterangannya di lokasi," tandas Bambang.
(sms)