Holland Bakery Fanindo Terbakar, Kerugian Rp100 Juta

Selasa, 12 Januari 2016 - 12:01 WIB
Holland Bakery Fanindo...
Holland Bakery Fanindo Terbakar, Kerugian Rp100 Juta
A A A
BATU AJI - Holland Bakery pasar Fanindo ludes terbakar. Api berasal dari mesin open (pemanggang roti). Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Pantauan di lokasi, dapur Holland Bakery ludes terbakar. Roti-roti siap jual sudah terpanggang yang dipajang di meja etalase ludes dilalap api. Bahkan atap ruangan dilahap api.

Setelah api berhasil dipadamkan, polisi dari Polsek Batuaji langsung memasang garis polisi. Informasinya, api berhasil dipadamkan setelah lima unit mobil Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) dari Pemerintah Kota Batam.

Salah seorang pekerja Holland Bakwry Pratiwi (19) mengatakan, asap terlihat keluar pertama kali dari arah lemari pemanggang roti terletak di sudut ruangan. Para pekerja mencoba memadamkan apinya tapi tak berhasil.

Kepulan asap membuat pekerja panik, bahkan mereka tak sempat mematikan listrik. Setelah api tak bisa dipadamkan, pekerja langsung memberitahu sekuriti setempat untuk membantu memadamkan api.

"Asapnya keluar dari mesin open. Kami tak bisa apa-apa tadi. Apinya cepat membesar. Listriknya tak bisa dipadamkan," kata Pratiwi di lokasi, Selasa (12/1/2016).

Petugas sekuriti Pasar Fanindo Erikson Manik mengatakan, ada pengunjung yang melihat asap dan langsung berteriak krosleting listrik. Asapnya terus membumbung sehingga sulit dipadamkan.

Api langsung menjalar ke atap Holland Bakery lalu membesar. Mengetahui kejadian itu dia langsung mematikan panel listrik. Namun, tak bisa karena lengket.

"Pembeli dan karyawan berteriak adanya korselting. Panel listriknya tadi lengket," kata Erikson.

Dia menuturkan, saat melihat karyawan masih di dalam ruangan Holland Bakery, dirinya terpaksa memecahkan kaca untuk mengeluarkan mereka. Api yang besar itu seketika melalap ruangannya.

"Kacanya terpaksa dipecahkan mengeluarkan karyawannya. Apinya cepat membesar," ujarnya.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Batuaji Iptu M Said mengatakan, saat mereka (pekerja) sedang beres-beres, salah seorang pekerjanya melihat asap keluar dari saklar yang ada di dalam luar.

Selang beberapa menit, api langsung menyambar atap ruangan dan merembes ke mesin open dapur pemasakan roti.

Api berhasil dipadamkan selama 15 menit setelah mobil PBK datang. Api disebabkan arus pendek listrik di saklar dalam ruangan Holland Bakery. Kerugiannya ditaksir sebesar Rp100 juta.

"Tidak ada korban jiwa. Apinya berasal dari arus pendek listrik. Api berhasil dipadamkan selama 15 menit oleh PBK. Lokasi sudah digaris polisi," pungas Said di Polsek Batuaji.
(san)
Berita Terkait
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Pemerintah Harus Perbaiki...
Pemerintah Harus Perbaiki Tata Kelola Lapas di Tanah Air
Api Membakar Puluhan...
Api Membakar Puluhan Rumah di Pemukiman Padat Topoyo, Mamuju, Sulbar
Asap Kebakaran di Los...
Asap Kebakaran di Los Angeles Mengandung Racun Berbahaya
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Empat Rumah Petani Ludes...
Empat Rumah Petani Ludes Terbakar, Seorang Luka-Luka
Berita Terkini
Ada Konser hingga Lomba,...
Ada Konser hingga Lomba, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
25 menit yang lalu
Kaesang Nobar Timnas...
Kaesang Nobar Timnas Indonesia Bareng Gubernur Sumsel
29 menit yang lalu
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
3 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
4 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
4 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
5 jam yang lalu
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved