Tolak Undangan Penjaringan DKI I, Ini Kata Ridwan Kamil
Sabtu, 09 Januari 2016 - 00:19 WIB
Tolak Undangan Penjaringan DKI I, Ini Kata Ridwan Kamil
A
A
A
BANDUNG - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendapat undangan dari Partai Gerindra untuk menghadiri penjaringan bakal calon gubernur DKI Jakarta yang akan digelar di Jakarta pada 15 Januari. Tapi ia menolak undangan tersebut.
Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku tidak bisa memenuhi undangan Partai Gerindra. Alasannya, pada saat yang sama ia akan menjalankan ibadah umroh.
"Ada yang menginformasikan kepada saya untuk mengikuti acara itu. Tapi saya umroh," kata Emil di Balai Kota Bandung, Jumat 8 Januari 2015.
Disinggung apakah akan hadir memenuhi undangan jika tidak umroh, ia mengamininya. Tapi itu bukan berarti dirinya setuju masuk dalam bursa penjaringan bakal cagub DKI.
"Kalau enggak umroh, ya mungkin datang, ingin tahu saja. Datang bukan berarti setuju, cuma menghormati undangan saja," katanya.
Emil juga menegaskan, dirinya tidak tertarik dalam penjaringan itu. Bahkan ia menyatakan, selama ini tidak pernah 'jual diri' agar populer dan terpilih sebagai gubernur DKI.
"Saya ini tidak sedikit pun melakukan kasak-kusuk, tidak pernah ngobrol dengan konsultan politik, tidak pernah mem-branding diri ke orang Jakarta," tuturnya.
Dia lalu mengungkapkan komitmennya untuk tetap bertahan memimpin Kota Bandung, ketimbang mengejar jabatan gubernur DKI.
"Saya lagi konsentrasi di Bandung. Saya kan lagian baru mulai, (kalau) belum beres (masa jabatan) sudah harus pindah kan agak gimana," kata Emil.
PILIHAN:
Salon Plus Digerebek, 2 Wanita Cantik Kabur Sambil Telanjang
Pria yang akrab disapa Emil itu mengaku tidak bisa memenuhi undangan Partai Gerindra. Alasannya, pada saat yang sama ia akan menjalankan ibadah umroh.
"Ada yang menginformasikan kepada saya untuk mengikuti acara itu. Tapi saya umroh," kata Emil di Balai Kota Bandung, Jumat 8 Januari 2015.
Disinggung apakah akan hadir memenuhi undangan jika tidak umroh, ia mengamininya. Tapi itu bukan berarti dirinya setuju masuk dalam bursa penjaringan bakal cagub DKI.
"Kalau enggak umroh, ya mungkin datang, ingin tahu saja. Datang bukan berarti setuju, cuma menghormati undangan saja," katanya.
Emil juga menegaskan, dirinya tidak tertarik dalam penjaringan itu. Bahkan ia menyatakan, selama ini tidak pernah 'jual diri' agar populer dan terpilih sebagai gubernur DKI.
"Saya ini tidak sedikit pun melakukan kasak-kusuk, tidak pernah ngobrol dengan konsultan politik, tidak pernah mem-branding diri ke orang Jakarta," tuturnya.
Dia lalu mengungkapkan komitmennya untuk tetap bertahan memimpin Kota Bandung, ketimbang mengejar jabatan gubernur DKI.
"Saya lagi konsentrasi di Bandung. Saya kan lagian baru mulai, (kalau) belum beres (masa jabatan) sudah harus pindah kan agak gimana," kata Emil.
PILIHAN:
Salon Plus Digerebek, 2 Wanita Cantik Kabur Sambil Telanjang
(mhd)