Pelajar Sragen Galang Koin untuk Ufairah, Bayi Penderita Atresia Bilier

Kamis, 07 Januari 2016 - 21:22 WIB
Pelajar Sragen Galang...
Pelajar Sragen Galang Koin untuk Ufairah, Bayi Penderita Atresia Bilier
A A A
SRAGEN - Kepedulian terhadap Ufairah Mumtazah, bayi malang asal Sragen yang mengidap penyakit atresia bilier, terus mengalir. Ratusan pelajar di Sragen, Jawa Tengah, Kamis (7/1/2016) siang menggelar aksi penggalangan koin untuk membantu pembiayaan Ufairah.

Doa bersama untuk kesembuhan dan kesehatan Ufairah Mumtazah, dipanjatkan ratusan pelajar SMP Birul Walidain, Sragen, Jawa Tengah.

Dengan khusyuk, mereka mengamini doa yang dipimpin guru mereka, berharap adanya mukjizat untuk kesembuhan Ufairah, yang biaya pengobatannya membutuhkan uang hingga miliaran rupiah.

Seusai berdoa, dengan tertib ratusan murid ini pun berbaris rapi memasukkan koin yang telah mereka siapkan ke dalam kotak infak. Dana itu akan diberikan kepada orangtua Ufairah.

Tak hanya murid, para guru sekolah setempat pun juga turut menyumbangkan koin yang mereka punya untuk Ufairah.

Dewi Apriliani, guru SMP setempat mengatakan, sejak diumumkan adanya aksi pengumpulan koin untuk Ufairah, dirinya langsung membawa celengan uang koin miliknya ke sekolah. Dia biasa mengumpulkan receh hasil kembalian belanja untuk kegiatan sosial semacam ini.

Amir, kepala sekolah SMP Birul Walidain Sragen mengatakan, aksi galang koin untuk Ufairah digelar bukan sekadar membantu meringankan biaya pengobatan Ufairah yang mencapai miliaran rupiah, namun sebagai bentuk pendidikan kepada para murid agar memiliki sifat sosial dan kepedulian terhadap nasib orang lain yang kurang beruntung.

Dari hasil penggalangan koin untuk Ufairah yang dikumpulkan di sekolah ini, berhasil dikumpulkan uang sebanyak Rp7.692.000. Uang yang terkumpul ini akan diserahkan langsung oleh pihak sekolah kepada orang tua Ufairah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ufairah Mumtazah, bayi berusia 4 bulan asal Sragen, Jawa Tengah, kini tengah menderita penyakit atresia bilier. Dia harus menjalani pencangkokan hati, dengan biaya yang mencapai lebih dari Rp1 miliar.
(zik)
Berita Terkait
PERMINESIA Dorong Edukasi...
PERMINESIA Dorong Edukasi Kesehatan Tubuh dan Hormonal bagi Perempuan Menopause
Generali Health Cities...
Generali Health Cities di 17 Kota Demi Kesehatan Masyarakat
Mutu Fasilitas Kesehatan...
Mutu Fasilitas Kesehatan Menentukan Kesehatan Masyarakat
Optimalisasi Kesehatan...
Optimalisasi Kesehatan Pencernaan Anak untuk Kesehatan Holistik
Vaksinasi Tenaga Kesehatan...
Vaksinasi Tenaga Kesehatan Lansia
Idap Gangguan Kesehatan...
Idap Gangguan Kesehatan akibat Banjir, Para Lansia Serbu Layanan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
33 menit yang lalu
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
1 jam yang lalu
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
3 jam yang lalu
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
8 jam yang lalu
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
9 jam yang lalu
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
10 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved