Namanya Dicoret dari Penerima PKH, Warga Miskin Alami Kegilaan

Kamis, 07 Januari 2016 - 19:04 WIB
Namanya Dicoret dari...
Namanya Dicoret dari Penerima PKH, Warga Miskin Alami Kegilaan
A A A
MAJALENGKA - Salah seorang warga miskin di Kabupaten Majalengka yang sebelumnya mendapatkan Program Keluarga Harapan (PKH) dicoret dengan alasan tidak jelas.

Akibatnya, warga tersebut mengalami gangguan kejiwaan dan terpaksa dirawat di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Ciamis. Warga miskin itu adalah Rohatin (35), warga Blok Cipondoh, Desa Babakansari, Kecamatan Bantarujeg.

PKH sendiri merupakan program perlindungan sosial melalui pemberian uang tunai kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM). PKH diarahkan membantu warga miskin dalam memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan.

Dalam jangka panjang, PKH diharapkan memutus mata rantai kemiskinan antar-generasi. Salah seorang tokoh masyarakat setempat Dadi Royadi mengatakan, warganya stres akibat dicoret dari program pemerintah melalui PKH.

"Gara-gara dicoret dari PKH, warga itu kerap murung sendiri di rumah dan sering mempertanyakan alasan dicoret dari PKH," kata Dedi, kepada wartawan, Kamis (7/1/2016).

Menurut dia, warga itu terpukul melihat kenyataan. "Memang sebelumnya dia pernah punya penyakit stres. Tapi itu dulu dan sudah sembuh. Tapi setelah tidak masuk dalam daftar PKH dia kembali stres," terangnya.

Dirinya mengaku heran, padahal warga itu hidupnya sangat miskin dengan kondisi rumahnya yang sangat memprihatinkan sekali.

"Silakan lihat langsung jika tidak percaya. Kami harap pemerintah bersikap adil dan bijaksana melihat kenyataan itu dan jangan sampai program tersebut tidak tepat sasaran dan hanya diserap orang mampu," pintanya.

Dia menambahkan, karena merasa iba dan kasihan, dirinya yang mengantar langsung Rohatin berobat ke Ponpest di Ciamis. "Tujuan saya membantu Bu Rohatin agar sembuh kembali," jelasnya.

Terpisah, Camat Bantarujeg Ading Madudin membenarkan bila salah seorang warganya tengah mengalami gangguan jiwa. Namun, mengenai penyebabnya masih simpang siur, selain karena PKH.

"Ya, kabarnya karena PKH. Tapi ada kabar lain menyebutkan karena memang yang bersangkutan memiliki penyakit itu," ucapnya.

Dia menjelaskan, jika penyebabnya karena PKH pihaknya berharap instansi terkait dalam hal ini Dinas Sosial Tenaga Kerja (Dinsosnakertrans) Kabupaten Majalengka dan pelaksana PKH mempertimbangkan kembali keputusan tersebut.

Sementara itu, Koordinator PKH Kecamatan Bantarujeg Yoyo mengaku tidak mengetahui bila Rohatin sakit jiwa akibat tidak masuk lagi dalam program PKH. Akan tetapi pihaknya sudah berupaya keras agar Rohatin dapat kembali program PKH.

"Bu Rohatin itu terkena graduasi kalau dalam bahasa PKH. Kami sudah upayakan mengajukan kembali, namun dari tim pemerintah tidak dimasukan kembali," jelasnya.

Tim pemerintah yang dimaksud adalah Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang melakukan seleksi kembali setelah berkas diajukan oleh Tim PKH.

"Jujur saja, kami sudah dua kali memperjuangkan Rohatin agar masuk lagi, tapi dari TNP2K tidak memasukannya lagi. Jadi bukan salah dari kami," kilahnya.

Menurut dia, pemutusan PKH bagi Rohatin dilakukan pada tahun 2013 lalu bukan saat ini. "Kalau karena PKH mengalami gangguan jiwa, wallahualam (Hanya Allah yang tahu). Tapi yang pasti sebelumnya dia sehat," ucapnya.
(san)
Berita Terkait
Jokowi Instruksikan...
Jokowi Instruksikan Pemerintah Pusat dan Daerah Kompak Atasi Kemiskinan Ekstrem
Pentingnya Kepemimpinan...
Pentingnya Kepemimpinan dalam Tata Kelola Kolaboratif
Kemendagri Dorong Pemda...
Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Tangani Inflasi, Kemiskinan, dan Pengangguran
Dana Kemiskinan Rp500...
Dana Kemiskinan Rp500 Triliun Habis untuk Studi Banding, Ini Tanggapan Menko PMK
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem 1,3 Juta Masyarakat Pesisir di 2022
Membaca Strategi Pemerintah...
Membaca Strategi Pemerintah dalam Mengurai Simpul Kemiskinan
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
5 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
8 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
9 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
9 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
10 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved