Bejat, Pedagang Nasi Remas Payudara Karyawati Swalayan

Senin, 04 Januari 2016 - 22:01 WIB
Bejat, Pedagang Nasi...
Bejat, Pedagang Nasi Remas Payudara Karyawati Swalayan
A A A
KAJEN - Seorang pedagang nasi Megono di Desa Ketitang, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan diamankan petugas Kepolisian setempat.

Pasalnya, pelaku yang diketahui bernama Mashudi (51), tersebut diduga mencabuli seorang gadis pekerja swalayan setempat.

"Penangkapan tersangka ini berdasar laporan dari korbannya yakni MN (19), karyawan salah satu swalayan di Kecamatan Bojong itu," kata Kasat Reskrim AKP Berry, Senin (4/12/2016).

Diungkapkan, pencabulan tersebut dilakukan pelaku pada Selasa 29 Desember 2015 lalu. Namun, korban baru melaporkannya pada Minggu 3 Januari 2016.

"Kejadian Selasa lalu, sekitar pukul 20.30 WIB. Namun, baru dilaporkan kemarin," ungkapnya.

Dijelaskan, malam itu pelaku berjualan seperti biasanya. Kebetulan, tempat berjualan pelaku di depan tempat korban bekerja.

"Saat itu korban menyapa tersangka yang sedang duduk. Mungkin tersangka melamun, sehingga tersangka kaget saat disapa korban. Akibatnya tersangka mengejar korban," jelasnya.

Meski korban sudah berlari ke dalam swalayan, lanjut dia, pelaku mengejarnya. Sebab, muncul nafsu pelaku saat melihat pantat korban.

"Saat korban berada di pojok toko dan masih berlari, tersangka memegang payudara korban. Kemudian korban lari ke arah kasir, namun tetap dikejar tersangka, dan tersangka kembali memegang dan meremas payudaranya. Sehingga korban menangis dan tersangka lari ke luar toko," paparnya.

Sementara itu Kasubag Humas Polres Pekalongan, AKP Aries Tri Hartanto, menambahkan, saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Pekalongan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Baik tersangka maupun korban sudah saling kenal. Bahkan juga sering bergurau," ungkapnya.

Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati. Sebab, biasanya kasus pelecehan seksual dilakukan oleh orang dekat korbannya.

"Selain itu, tidak hanya tindakan saja yang bisa dikatakan perbuatan pelecehan seksual. Namun pelecehan dilakukan melalui ucapan. Ini sebagai pembelajaran bagi masyarakat. Sehingga masyarakat harus lebih hati-hati," tambahnya.
(nag)
Berita Terkait
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Letusan Kasus Pelecehan...
Letusan Kasus Pelecehan Seksual di Dunia Pendidikan Menggemparkan
Maklumat Pencegahan...
Maklumat Pencegahan dan Penanganan Pelecehan Seksual
Aksi Teatrikal Setop...
Aksi Teatrikal Setop Pelecehan Seksual di Transportasi Umum
SMK Waskito Pamulang...
SMK Waskito Pamulang Beri Sanksi Tegas Terduga Pelaku Pelecehan Siswi
Prihatin Kasus Pelecehan...
Prihatin Kasus Pelecehan Seksual Marak, Coach Rheo: Pesona Seks Kalahkan Akal Sehat
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Pengganti...
5 Makanan Pengganti Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved