Masyarakat Makin Buas, Sebulan 3 Pelaku Kriminal Tewas Dimassa

Senin, 28 Desember 2015 - 10:20 WIB
Masyarakat Makin Buas,...
Masyarakat Makin Buas, Sebulan 3 Pelaku Kriminal Tewas Dimassa
A A A
KARAWANG - Dalam kurun waktu satu bulan ke belakang terjadi empat kasus main hakim sendiri yang menimpa pelaku kejahatan yang kepergok warga saat tengah melakukan aksi kejahatan.

Dari empat kasus itu, tiga kasus mengakibatkan pelaku tewas dihakimi massa. Sementara satu kasus lagi pelakunya dalam kondisi kritis.

Seperti yang terjadi di Klari seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) tewas akibat dihakimi massa saat mencuri sepeda motor jenis Yamaha MX dengan Nopol G 38890 P milik korban Fauzan Aziz warga Perum Mustika Indah Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari.

Peristiwa itu terjadi saat motor korban yang ditinggal dan di parkir oleh pemiliknya yang menunaikan ibadah salat subuh di masjid Abdurohman.

Nasib nahas juga menimpa seorang pria tanpa identitas yang tewas akibat dihakimi massa saat kepergok mencuri dua ekor hewan domba milik warga bernama Soip (65) warga Kampung Penambahan, RT 10/04, Desa Kertasari, Kecamatan Pangkalan.

Peristiwa pencurian berawal saat kedua pelaku yang menggunakan sepeda motor jenis matic Vario terlihat membawa empat ekor domba hasil curian di dalam karung milik warga Soip (65), warga Kampung Cigintung Kertasari, Kecamatan Pangkalan.

Namun saat pelaku akan membawa kabur domba hasil curiaan ada warga yang mengetahuinya dan langsung dikejar dan diteriaki maling dan tertangkap warga.

Seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) tanpa identitas juga tewas mengenaskan akibat dihakimi massa saat keperok mencuri sepeda motor milik korban bernama Jafar Pahrudin (22) yang terparkir di depan rumah, di Kampung Baged RT13/04, Desa Kertasari, Kecamatan Pangkalan.

Kasatreskrim AKP Doni Satria Wicaksono mengatakan, pihaknya sangat mendukung partisipasi masyarakat membantu kepolisian mencegah terjadinya kejahatan. Hanya saja menurutnya masyarakat tidak boleh menghakimi sendiri pelaku kejahatan.

Apalagi jika itu mengakibatkan pelakunya tewas. "Kami dukung itu karena jumlah polisi terbatas. Tetapi l itu tidak boleh dilakukan secara keterlaluan apalagi pelakunya sampaai tewas," katanya.

Doni mengungkapkan pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarkat untuk meminimalisir aksi main hakim sendiri. Masyarakat boleh berpartisipasi dalam membantu kepolisian namun jangan sampai kebablasan.

"Jujur kami merasa terbantu tapi jangan sampai pelakunya tewas. Ya kalau hanya sedikit dijewer ya kami maklum karena mungkin mereka emosi," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
17 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
8 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
8 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
9 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved