Dinilai Lemah Awasi Angkutan Massal, Ini Kata Dishubtrans DKI

Rabu, 23 Desember 2015 - 01:21 WIB
Dinilai Lemah Awasi...
Dinilai Lemah Awasi Angkutan Massal, Ini Kata Dishubtrans DKI
A A A
JAKARTA - Operasi besar-besaran yang dilakukan Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI Jakarta diklaim untuk menciptakan rasa aman terhadap pengguna transportasi Jakarta. Operasi derek paksa dan tangkap tangan yang saat ini gencar dilakukan dinilai cukup efektif.

Karena, dari razia tersebut sejumlah angkutan umum yang sebelumnya bobrok sudah mulai dirapihkan. Maka itu, Dishubtrans akan tetap melakukan razia tersebut.

"Kami akan lakukan sekarang, enggak akan kendur," kata Wakadishubtrans DKI Jakarta Yani Wahyu Purwoko di Jakarta, Selasa 22 Desember 2015.

Selain masih melakukan penderekan liar terhadap angkutan bobrok. Yani juga berjanji akan melakukan tindakan tegas berupa pengambilan paksa terhadap sejumlah kendaraan umum yang masih ngetem sembarangan.

"Nanti kami sikatin semua titik angkutan umum (yang) ngetem. Pengawasanya akan kami tempatkan petugas honor yang Insya Allah tahun depan kami rekrut," kata Yani.

PILIHAN:

Pengakuan Mengejutkan Joki 3 in 1 yang Diperkosa WNA
(mhd)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Yayasan Gugah Nurani...
Yayasan Gugah Nurani Indonesia Sabet CSR Award 2026 Pemkab Bekasi
1 jam yang lalu
Pemprov DKI Bakal Bangun...
Pemprov DKI Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Pramono: Baru Dua yang Sudah Ada Angggarannya
1 jam yang lalu
Perbaikan MBG Harus...
Perbaikan MBG Harus Dimulai dari Ketepatan Sasaran hingga Transparansi Tata Kelola
2 jam yang lalu
Polisi Sebut Kaca Gedung...
Polisi Sebut Kaca Gedung BGN Pecah Akibat Pemuaian, Bukan Penembakan
2 jam yang lalu
LRT Jakarta Fase 1B...
LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Tersambung 100 Persen, Ditargetkan Beroperasi Agustus 2026
2 jam yang lalu
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
3 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved