Lima Paslon Pilkada di Riau Menggugat ke MK

Senin, 21 Desember 2015 - 23:06 WIB
Lima Paslon Pilkada...
Lima Paslon Pilkada di Riau Menggugat ke MK
A A A
PEKANBARU - Pilkada di Riau digelar di sembilan daerah. Dari jumlah pilkada serentak itu empat daerah dipastikan menang. Sementara lima lainnya menyatakan melakukan gugatan.

Lima daerah yang melakukan gugatan adalah Pilkada Pelalawan. Pasangan nomor urut 1 yang diusung Partai Golkar, Harris-Zardewan (HAZA) yang merupakan calon incumbent memperoleh 68.618 suara.

Pasangan ini digugat rivalnya nomor urut 2, Zukri-Annas (ZA) yang memperoleh 67.080 suara. Kedua pasangan ini hanya terpaut sekitar kurang lebih 1.500 suara. Pasangan sudah resmi mendaftarkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Pasangan yang tidak puas dengan hasil Pilkada juga dilakukan paslon Pilkada Kabupaten Rohul, Hafith Syukri-Nasrul Hadi. Paslon petahana ini memperoleh 88.100 suara dengan menggugat paslon Suparman-Sukiman (Susuki) .

Kemudian paslon dari Indragiri Hulu (Inhu). Tengku Mukhtaruddin- Aminah juga mengajukan gugatan. Walau selisih 16% atau tidak memenuhi margin suara yang ditentukan, namun keduanya tetap ngotot.

Gugatan juga dilakukan Paslon Pilkada Kuansing, Indra Putra - Komperensi (IKO) kepada pemenangnya Paslon, Mursini - Halim. Selisih kedua kandidat ini sangat tipis yakni 348 suara

Ketua Tim pemanangan Paslon IKO, Chaidir Arifin mengatakan bahwa pihaknya sudah mempersiapkan bukti-bukti gugatan untuk sidang di MK.

"Untuk gugatan ini kita akan memakai jasa pengacara Yusril Ihza Mahendra," ucapnya.

Pasangan Suhartono-Syahrul (Berkah) salah satu dari paslon Pilkada Siak juga menyatakan menggugat hasil Pilkada 9 Desember lalu. Mereka menggugat petahana, Syamsuar- Alfedri yang menang telak.

Ketua Tim Berkah, Ali Mansuri menjelaskan alasan melakukan gugatan karena dalam Pilkada 9 Desember lalu ada pelanggaran yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif.

"Kita sudah siap menggugat ke MK dan sejumkah bukti ke MK dimana sebelumnya sudah kita laporkan ke KPU dan Panwaslu, namun belum ada tanggapan," ucapnya.
(sms)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
738 Bakal Pasangan Calon...
738 Bakal Pasangan Calon Terdaftar Dalam Pilkada 2020
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Peringatan Protokol...
Peringatan Protokol Kesehatan Pilkada Ditengah Masa Pandemi Corona
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
1 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
1 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
4 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
5 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved