Masuk Wisata Halal, Lombok Banjir Turis asal Arab

Selasa, 15 Desember 2015 - 22:22 WIB
Masuk Wisata Halal,...
Masuk Wisata Halal, Lombok Banjir Turis asal Arab
A A A
LOMBOK - Sejak dinobatkan menjadi The Best Halal Destination Award 2015 dan The Best Halal Honeymoon Award 2015 di Abu Dhabi, UAE, pariwisata di Lombok semakin bergeliat.

Hadi Faisal, pemilik hotel di dekat Bandara International Lombok (BIL) mengatakan, sejak Lombok menjadi pariwisata halal banyak wisatawan asal Arab Saudi dan Singapura yang datang berkunjung.

"Wisatawan dari Arab itu tidak pelit, tidak irit, dan mau yang terbaik. Saya sudah mengalami sendiri. Kami pelaku bisnis pariwisata merasakan manfaat itu," katanya saat diskusi dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Selasa (15/12/2015).

Para wisatawan asal Arab itu suka menetap dalam waktu lama di Lombok. Terlebih, mereka dikatakannya loyal dan tidak sungkan untuk menginap di hotel berbintang.

Namun berbeda lagi dengan para wisatawan asal Singapura. Mereka banyak yang tertarik dengan wisata keagamaan di Lombok, selain dengan wisata alamnya yang indah.

"Mereka minta kalender kegiatan yang terkait dengan budaya Muslim di Lombok. Mereka ingin melihat suasana Idul Adha dan ingin berkorban di sini. Mereka juga ingin melihat suasana Ramadan di sini," terangnya.

Selain itu, juga suasana Hari Besar 1 Muharram, Tahun Baru Islam, Maulid Nabi, dan Isra Miraj.

"Di sana (Singapura) mereka hanya disediakan satu tempat yang sempit. Tidak seperti di Indonesia, ada malam takbiran, ada keliling takbiran, ada tarawih di masjid, ada suara adzan lima kali sehari,” bebernya.

Menanggapi hal itu, Manpar Arief Yahya mengatakan, permintaan itu secara alamiah sudah terjadi di Lombok dan juga di berbagai wilayah Indonesia yang lain.

"Mandeh Sumatera Barat misalnya. Mereka juga punya banyak tradisi halal yang amat kultural. Begitu pun di Nangroe Aceh Darussalam. Tiga kawasan itu memang diproyeksikan untuk memaksimalkan budaya halal," terangnya.

Dia melanjutkan, untuk Lombok, Mandeh Sumbar dan Aceh akan terus didorong wisata budaya halalnya. Menurutnya, hal ini merupakan moment yang sangat penting untuk mengembangkan pariwisata dan ekonomi daerah.

"Lombok merupakan 10 destinasi utama, selain Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung Banten, Pulau Seribu Jakarta, Borobudur, Bromo Jawa Timur, Mandalika Lombok, Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sultra dan Morotai Malut," pungkasnya.
(san)
Berita Terkait
Jadi Momok Wisatawan,...
Jadi Momok Wisatawan, Aturan Karantina Pariwisata Dihapus?
World Tourism Day 2020...
World Tourism Day 2020 Jadi Momentum Pengembangan Pariwisata di Pedesaan
Dongkrak Pariwisata,...
Dongkrak Pariwisata, Jabar Kembangkan 76 Objek Wisata Baru Berbasis Alam
Kehadiran Wahana Terbesar...
Kehadiran Wahana Terbesar Bakal Bangkitkan Pariwisata Bali
Dorong Pariwisata Indonesia...
Dorong Pariwisata Indonesia Makin Mendunia Lewat Konten YouTube
Industri Pariwisata...
Industri Pariwisata Bali Siap Jalani New Normal Pariwisata
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
27 menit yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
39 menit yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
40 menit yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
2 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
3 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved