Jelang Natal, Pedagang Parsel CGC Padati Trotoar Cikini

Kamis, 10 Desember 2015 - 06:15 WIB
Jelang Natal, Pedagang...
Jelang Natal, Pedagang Parsel CGC Padati Trotoar Cikini
A A A
JAKARTA - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, penjual parsel musiman mulai bermunculan. Seperti di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Ironisnya mayoritas pedagang parsel di kawasan tersebut merupakan pedagang yang menempati kios di Cikini Gold Center.

Tidak sedikit pedagang yang menggunakan trotoar dan bahu jalan untuk berjualan, akibatnya banyak pengendara motor dan mobil mengeluhkan keberadaan pedagang musiman tersebut. Pantauan di lokasi mulai dari depan KFC hingga depan kampus UBK Jalan Pegangsaan dipenuhi penjual parsel.

Asep salah seorang penjual parsel mengatakan, sengaja membuka lapak di trotoar karena kios di Cikini Gold Center tidak pernah ramai. Apalagi di mal tersebut dirinya ditempatkan di basement yang jarang dilalui orang.

"Setiap hari Cikini Gold Center sepi, pengelola tidak pernah berusaha untuk meramaikannya," kata Asep, Rabu 9 Desember 2015 kemarin. Asep menuturkan, hanya dua kali menggelar lapak di trotoar yakni menjelang Lebaran dan Natal serta Tahun Baru.

Sementara itu Manajer Operasional Cikini Gold Center Rinaldy mengakui pengunjung Cikini Gold Center terus menurun. Sepinya pengunjung merupakan efek dari pelemahan daya beli masyarakat akibat krisis ekonomi global.

"Sejak tidak tahun diresmikan, masih ada sekitar 90 kios yang belum terjual," ujarnya. Rinaldy menambahkan, tidak berniat menjadikan Cikini Gold Center sebai pusat penjualan emas sebagaimana citranya sejak tahun 1970-an.

"Lebih baik yang datang ke sini 200 orang tapi belanja. Daripada yang datang 1000 orang tapi yang belanja hanya 100 orang," tuturnya.

Sementara itu, Camat Menteng Ahmad Pahri mengatakan, pedagang parsel yang berada di lokasi tersebut penjual musiman dan warga sekitar. Meski demikian, sambungnya, keberadaannya dengan membuka lapak di atas trotoar memang tidak dibenarkan.

Untuk itu Ahmad meminta pengelola Cikini Gold Center untuk bisa mengelola dengan baik para pedagangnya. Jika sudah punya kios kenapa harus turun ke jalan. Seharusnya pengelola yang berinisiatif untuk melakukan publikasi agar masyarakat mau masuk ke dalam mal untuk belanja parsel.

"Jika sudah ada kios, tapi masih berjualan di trotoar, apa fungsinya pengelola," ucap Pahri.
(whb)
Berita Terkait
Tips Bikin Foto Estetik...
Tips Bikin Foto Estetik untuk Rayakan Natal dan Tahun Baru 2025
IOH Tingkatkan Kapasitas...
IOH Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 50 Persen Selama Natal dan Tahun Baru 2023
Kumpulan Ucapan Natal...
Kumpulan Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya
Sambut Natal dan Tahun...
Sambut Natal dan Tahun Baru dengan Berbagi Keceriaan di Christmas Fantasy Land
5 Ide Seru untuk Mengisi...
5 Ide Seru untuk Mengisi Libur Natal dan Tahun Baru, Nomor 3 Cocok Buat Introvert
Siaga NARU 2025: Telkomsel...
Siaga NARU 2025: Telkomsel Kerahkan 5.000 BTS 5G dan AI Canggih demi Amankan Trafik Akhir Tahun
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
5 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
6 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
6 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
7 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
7 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Jelang Pembebasan Sandera,...
Jelang Pembebasan Sandera, Brigade Al-Qassam Hamas Unjuk Kekuatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved