Urus Tilang, Ratusan Warga Saling Dorong di PN Jombang
Rabu, 09 Desember 2015 - 12:11 WIB
Urus Tilang, Ratusan Warga Saling Dorong di PN Jombang
A
A
A
JOMBANG - Ratusan warga saling dorong dan berdesak-desakan di halaman Kantor Pengadilan Negeri (PN) Jombang, Jawa Timur, Rabu (9/12/2015). Mereka berebut mendapatkan perpanjangan masa surat tilang kendaraannya.
Menurut warga bernama Mahfud, sedianya mereka datang ke kantor pengadilan untuk mengikuti sidang tilang dan mengambil surat-surat kendarannya yang kena tilang yang sesuai jadwal digelar hari ini.
Namun gara-gara libur naional untuk pilkada serentak, pelaksanaan sidang tilang mendadak ditunda oleh petugas tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
Padahal batas berlakunya surat tilang mereka adalah hari ini. Akibatnya, warga harus saling dorong dan berdesakan berebut perpanjangan masa surat tilang tersebut.
"Kami sedikit kecewa dengan cara kerja polisi dan petugas pengadilan yang tidak menentukan jadwal sidang secara benar," ujar Mahfud.
Saat kena tilang, mereka langsung diperintahkan mengikuti sidang tilang untuk mengambil surat-suratnya di pengadilan hari ini. Namun setelah datang ke pengadilan ternyata hari ini hari libur nasional untuk pilkada.
"Seharusnya petugas lebih profesional menentukan jadual. Kami kan tidak datang dari Jombang saja, tapi juga dari luar daerah bahkan provinsi seperti Solo dan Wonogiri," ujar warga lainnya.
Menurut warga bernama Mahfud, sedianya mereka datang ke kantor pengadilan untuk mengikuti sidang tilang dan mengambil surat-surat kendarannya yang kena tilang yang sesuai jadwal digelar hari ini.
Namun gara-gara libur naional untuk pilkada serentak, pelaksanaan sidang tilang mendadak ditunda oleh petugas tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
Padahal batas berlakunya surat tilang mereka adalah hari ini. Akibatnya, warga harus saling dorong dan berdesakan berebut perpanjangan masa surat tilang tersebut.
"Kami sedikit kecewa dengan cara kerja polisi dan petugas pengadilan yang tidak menentukan jadwal sidang secara benar," ujar Mahfud.
Saat kena tilang, mereka langsung diperintahkan mengikuti sidang tilang untuk mengambil surat-suratnya di pengadilan hari ini. Namun setelah datang ke pengadilan ternyata hari ini hari libur nasional untuk pilkada.
"Seharusnya petugas lebih profesional menentukan jadual. Kami kan tidak datang dari Jombang saja, tapi juga dari luar daerah bahkan provinsi seperti Solo dan Wonogiri," ujar warga lainnya.
(nag)