Ahok: Tidak Siap, Batalkan Saja Asian Games di Jakarta

Jum'at, 04 Desember 2015 - 12:05 WIB
Ahok: Tidak Siap, Batalkan...
Ahok: Tidak Siap, Batalkan Saja Asian Games di Jakarta
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) angkat tangan jika DPR menolak pembangunan wisma atlet di Kemayoran untuk Asian Games 2018. Ahok pun menyatakan tidak masalah jika Jakarta urung menjadi tuan rumah event olahraga bergengsi se-Asia tersebut.

Ahok menuturkan, pemilihan Kemayoran sebagai lokasi tempat istirahat para atlet bukan hanya Pemprov DKI yang menginginkan namun juga Olympic Counsil Asia (OCA). "Kita ingin di Kemayoran, OCA juga menginginkan di satu lokasi. Kita mau bangun juga LRT untuk Asian Games 2018. Ya sudah saya pikir Asian Games batal di Jakarta juga enggak ada masalah," tutur Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (4/12/2015).

Menurut Ahok, ketika wisma atlet tidak bisa dibangun karena penolakan peruntukkan menjadi rusun bagi masyarakat berpendapatan rendah (MBR) setelah penyelenggaraan Asian Games 2018, maka itu akan merugikan Jakarta karena akan dipakai untuk komersial.

"Kalau memang ternyata enggak bisa, ya bilang saja sama OCA, batalkan saja Asian Games di Jakarta. Enggak siap Jakarta," tegas Ahok.

Tak hanya untuk wisma atlet, Ahok menuturkan, telah meminta lapangan golf dibangun menjadi lapangan bola pun dihambat.
"Buat apa lapangan golf, yang main golf 30 orang. Kalau bangun lapangan bola bisa ratusan orang bisa main. Enggak dikasih juga. Ya sudah makan saja tuh Kemayoran sama PPK Kemayoran," kesal Ahok.

Sebelumnya, Kepala BPKAD DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyebut sudah tidak bisa hibah lahan kepada DKI maka Sekretariat Negara harus bersurat kepada Gubernur. "Nah sekarang lupakan hibah. Tapi Setneg harus bersurat kepada Gubernur bahwa hibah sudah tidak bisa dilakuka kan. Sehingga, surat keputusan dan surat-surat yang sudah diterbitkan Gubernur yang sudah kita jalankan itu dapat direvisi. Jadi bukan hibah lagi tapi menjadi kerja sama pemanfaatan (KSP) aset, dari Setneg dengan Pemprov DKI," jelas Heru kemarin.

Dengan konsep KSP Aset, maka Pemprov tinggal menunjuk pelaksana pembangunan wisma atlet yaitu PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dan Setneg menunjuk Pusat Pengelolaan Kompleks (PPK) Kemayoran sebagai pihak pengelola lahan.

Artinya, wisma atlet akan dibangun untuk keperluan komersial, seperti menjadi hotel atau apartemen. "Pemprov menunjuk Jakpro. Setneg menunjuk Kemayoran. Ya sudah membangun komersial. Jadi wisma atlet dibangun secara komersial, setelah itu bisa buat hotel, apartemen," tuturnya.
(whb)
Berita Terkait
Pemprov DKI Buka Pelatihan...
Pemprov DKI Buka Pelatihan Kerja untuk Pendatang Pascalebaran
Pemprov DKI Bongkar...
Pemprov DKI Bongkar 98 Tiang Monorel Mangkrak, Anggaran Rp100 Miliar
Pemprov DKI Pastikan...
Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan
Pemprov DKI Siapkan...
Pemprov DKI Siapkan Empat Waduk untuk Antisipasi Banjir
Pemprov DKI Luncurkan...
Pemprov DKI Luncurkan Kartu Peduli Anak dan Remaja Jakarta
Pemprov DKI Cabut KJP...
Pemprov DKI Cabut KJP dan KJMU yang Tidak Tepat Sasaran
Berita Terkini
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
1 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
2 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
4 jam yang lalu
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
5 jam yang lalu
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
6 jam yang lalu
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved